0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lombok Ini Begitu Pedas Sehingga Bisa Mengancam Keselamatan Jiwa

Cabe Dragon's Breath atau Nafas Naga. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net—Seorang koki, Mike Smith mengembangkan cabai terpedas di dunia. Saking pedasnya cabai bernama Dragon’s Breath (Nafas Naga) ini bisa membunuh orang. Lombok ini dikembangkan untuk dipakai dalam perawatan medis sebagai penghilang rasa sakit. Hal ini karena minyaknya begitu mujarab sehingga bisa membuat kulit mati rasa.

Mike berasal dari St Asaph di North Wales, Inggris mulai menanam lombok dan sayur sejak tujuh tahun terakhir. Lombok Nafas Naga  ini memiliki skala Scovile 2,48m. Lombok ini bisa menyebabkan syok anafilaksis saat dimakan. Syok anafilaksis adalah reaksi alergi yang bisa mengancam nyawa. Selain itu saluran pernafasan pemakannya bisa terbakar dan tertutup.

Sebagai perbandingan, pihak militer Amerika Serikat (AS) menggunakan semprotan merica yang memiliki skala Scovile 2m. Mike, 53 berkata: “Lombok ini belum diuji coba secara oral. Saya telah mencobanya di ujung lidah dan rasanya seperti terbakar dan terbakar. Saya memuntahkannya sekitar 10 detik kemudian. Intensitas panasnya terus bertambah.”

Nafas Naga ini begitu kuat sehingga satu tetes minyak capsicum cukup untuk membuat 2,48m tetes air terasa pedas. Cabai, yang diciptakan berdasarkan kerja sama dengan Nottingham Trent University ini, memiliki kegunaan medis.

“Lombok ini dikembangkan karena banyak orang alergi dengan obat bius dan lombok ini bisa dioleskan ke kulit karena begitu kuat sehingga membuat kulit mati rasa,” kata Mike.

Selain digunakan untuk merawat orang yang alergi dengan obat bius, minyak lombok ini bisa berguna di negara berkembang. Di negara-negara berkembang akses kepada obat bius terbatas karena alasan finansial.

Lombok Nafas Naga ini begitu kuat sehingga harus disimpan di wadah khusus yang disegel. Lombok ini akan dipamerkan di the Chelsea Flower Show antara tanggal 23 Mei hingga 27 Mei.

Sumber: Mirror.co.uk

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge