0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hendak ’Mudik’, TKI Ilegal Ditangkap Patroli TNI AL

TNI AL tangkap 14 TKI ilegal (merdeka.com)

Timlo.net — Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV Satgas Barelang TNI dari Pangkalan Utama Angkatan Laut mengamankan 14 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang diselundupkan ke luar negeri dan akan dipulangkan ke Indonesia secara ilegal.

“Anak Buah Kapal (ABK) Boat Fiber dan penyelundup yang membawa para TKI ini dilakukan tes urie. Hasilnya ternyata keduanya orang tersebut positif pengguna narkoba,” kata Komandan Lantamal IV Kolonel Laut (P) R Eko Suyatno, Selasa (16/5).

Penangkapan boat fiber tanpa nama bermesin 40 PK terungkap ketika personel TNI AL melakukan patroli. Petugas menemukan kapal dengan tekong (penyelundup TKI) berinisial A (44) dan ABK inisial B (33).

“Keduanya merupakan warga Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau. Mereka membawa 14 TKI yang akan dibawa ke luar negeri melalui perairan Tanjung Balai Karimun,” ujar Kolonel Eko.

Dikatakan Eko, TNI mencium pergerakan kapal boat yang mengangkut TKI berkat laporan dari masyarakat. Akhirnya petugas berhasil mencegat kapal boat fiber tanpa nama.

“Saat diperiksa ditemukan 14 orang TKI berjejal tidur ditutupi terpal berwarna hijau untuk menghindar pantauan petugas,” ucap Eko.

Dari hasil pengakuan dan pemeriksaan sementara ke-14 orang TKI tersebut berangkat dari Pontian Malaysia tujuan Tanjung Sebatak Leho. Dikatakan Eko, para TKI berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Teluk Umah Karimun, Cianjur, Sindang Jawa Barat, Palembang, Jambi dan Nusa Tenggara Barat.

Menurut Eko, upaya penyeludupan TKI yang bekerja di Malaysia kembali ke Indonesia secara ilegal ini sudah diprediksi sebelumnya.

“Karena, biasanya menjelang masuknya bulan suci Ramadan banyak kegiatan-kegiatan ilegal seperti ini dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggungjawab membawa TKI kembali masuk ke Indonesia,” jelas Eko.

Eko menambahkan, sindikat penyelundupan TKI ilegal tersebut tidak pernah kehabisan akal dan berpotensi menimbulkan kecelakaan di laut. Sebab, kelebihan penumpang kapal dan akibat cuaca buruk sering terjadi di Perairan Kepulauan Riau bahan menimbulkan korban jiwa.

“Jadi ke 14 orang TKI dan 1 tekong serta 1 ABK dibawa ke Pangkalan Angkatan Laut Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan pemeriksaan narkoba oleh tim Kesehatan kami,” ucap Eko.

Dari hasil pemeriksaan urin, lanjut Eko, tekong yang berinisial A dan ABK inisial B diketahui positif menggunakan narkoba jenis sabu dan inex. Sedangkan ke-14 orang TKI lainnya dinyatakan negatif tidak menggunakan narkoba.

Berikut nama ke-14 TKI ilegal yang dipekerjakan ke Malaysia dan akan dipulangkan ke Indonesia:

  1. Abdul Mahrudin (21) asal Cianjur Jawa Barat
  2. Apriayana (20) asal Cianjur Jabar
  3. Nandang Koswara dari Sindang Barang Cianjur
  4. Jainudin asal Cianjur
  5. Riswandi (19) Sindang Barang Cianjur
  6. Iwan (32) Cianjur
  7. Juju Suriatman (31) Cianjur
  8. Agus Gunawan (47) Cianjur
  9. Anang (41) Cianjur
  10. Wawan Supiandi (30) asal Palembang
  11. Asriyadi (44) asal Jambi
  12. Ruhin (44) asal Lombok Timur
  13. Mustakim (32) Lombok Timur
  14. Sunarti (32) asal Palembang.

14 TKI, satu tekong dan satu ABK masih diamankan di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

[dan]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge