0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

450 Liter Ciu Disamarkan Tumpukan Bawang Merah

Kapolres AKBP Ade Safri Simanjuntak (kiri) merilis kasus penyelundupan miras ()

Karanganyar — Aparat Polsek Kebakkramat menggagalkan pengiriman ilegal 450 liter ciu. Minuman beralkohol yang dikemas di 15 jerigen itu diselundupkan di mobil pengangkut bawang merah dan karung berisi daun kering.

“Bagian atasnya ditutup bawang merah, seakan-akan mobil pikap ini mengangkut hasil bumi. Di sekelilingnya juga. Kemudian ditimbun lagi karung berisi daun jagung, sekam dan sebagainya. Bagian paling bawah jeriken ciu yang atapnya dipasang triplek,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus peredaran miras di Mapolres, Senin (15/5).

Sopir ditetapkan tersangka, yakni warga Banaran Rt 03/Rw I Desa Banaran Kulon, Kecamatan Bagor, Nganjuk, Jatim, Yusuf Mardani (23). Saat itu, mobil Mitsubishi L300 nopol AG 8919 VG yang dikemudikannya di Jl Solo-Sragen dihentikan petugas, Jumat (12/5) pukul 11.30 WIB.

Petugas awalnya memeriksa surat berkendara dan surat KIR. Kemudian mencurigai muatan itu, sehingga membongkarnya. Ternyata muatan hasil bumi hanya untuk mengelabui petugas, karena di bagian bawah terdapat 15 jerigen ukuran 30 liter berisi ciu. Tersangka mengaku membeli miras itu dari Bekonang, Sukoharjo dengan harga Rp 10 Ribu per liter.

“Rencananya mau dijual di Nganjuk Rp 20 Ribu per liter,” katanya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat pasal 15 ayat (2) Perda Kabupaten Karanganyar No 16 tahun 2009 tentang peredaran miras dengan ancaman hukuman maksimal 3 bulan dan denda maksimal 50 juta.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge