0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PTT dan GTT agar Diikut Sertakan dalam BPJS Ketenagakerjaan

(tyo eka)

Solo –Sekolah di wilayah eks Karesidenan Surakarta dihimbau agar mengikutsertakan Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan Guru Tidak Tetap (GTT) dalam BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini terungkap  Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Implementasi Peraturan Gubernur Nomor 03 Tahun 2017, di Graha Solo Raya Bakorwil II Surakarta, Selasa (16/5).

“Toh BPJS Ketenagakerjaan untuk memberi perlindungan PTT dan GTT terutama kecelakaan kerja. Sehingga keikutsertaannya bagus dan bermanfaat,” ungkap Kepala Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah 3 Surakarta Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah, Drs Kartono, MPd.

Oleh karena itu, kata Kartono, supaya sekolah mengakomodir BPJS Ketenagakerjaan dalam Rancangan Kerja dan Anggaran Kegiatan Sekolah (RKAKS). Karena itu merupakan bagian dari kesejahteraan sekolah yang diberikan kepada PTT dan GTT.

Sejauh ini, Kartono mengaku, belum memiliki rekaman di wilayah eks karesidenan Surakarta sudah ada sekolah-sekolah yang mengikutsertakan BPJS Ketenagakerjaan.

“Tetapi sepengetahuan saya di Semarang, sudah ada beberapa sekolah yang sudah mengikutsertakan PTT dan GTTnya atas biaya Komite Sekolah untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, acara Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan diikuti sekitar 150 peserta yang mewakili sekolah SMK/SMA di wilayah eks karesidenan Surakarta. Paparan Program BPJS Ketenagakerjaan disampaikan oleh Kepala BPJS Kabupaten Klaten, Multanti.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge