0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Karanganyar Siapkan Tim Sidak Gas Melon

Pangkalan LPG 3 Kg (dok.timlo.net/red)

Karanganyar — Seiring pengucuran jatah fakultatif LPG 3 Kg atau sering disebut gas melon, Bagian Perekonomian Setda Karanganyar makin ketat mengawasi peredaran barang bersubsidi itu. Pengawasan menyasar kualitas barang dan harga untuk mengantisipasi pengoplosan dan penimbunan.

“Praktik nakal bakal langsung disanksi. Jika oknum pangkalan berbuat curang seperti mengoplos dan menimbun, bisa-bisa izin usahanya dicabut atau malah dipolisikan,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemkab Karanganyar, Budi Supriyono kepada Timlo.net, Senin (15/5).

Sebagaimana diberitakan, tambahan fakultatif LPG 3 Kg mencapai 5 persen dari kuota reguler 29 ribu tabung per hari. Program penambahan jatah itu berlaku Mei-Juli atau menjelang Ramadan sampai usai Lebaran. Dalam bertugas, Tim Sidak akan disebar ke pangkalan LPG sampai pengecer untuk memastikan penyalurannya ideal. Adapun harganya di tingkat pengecer mencapai Rp 20 ribu per tabung bukan termasuk sasaran penindakan.

“Yang kami awasi sampai tingkat pangkalan. Apakaah sesuai HET dan kualitas standar Jika harganya di tingkat pengecer melambung, itu gejolak pasar akibat panjangnya alur distribusi,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge