0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Panpel Persipur Dinilai Kurang Siap

Wakil Presiden Pasoepati, Ginda Ferachtriawan (kiri) (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Fans setia Persis Solo, Pasoepati menilai panpel Persipur Purwodadi tak siap dalam menerima kedatangan banyak suporter. Stadion Krida Bakti Purwodadi dibanjiri oleh penonton saat duel Persipur kontra Persis Solo, Minggu (14/5) sore. Ribuan Pasoepati yang datang bahkan mendominasi jumlah penduduk tuan rumah sendiri. Lebih dari lima ribu Pasoepati hadir menyaksikan tim kesayangannya menumbangkan Persipur lewat gol tunggal Bayu Nugroho kemarin.

“Mungkin karena membludaknya penonton. Apa memang terlalu memaksakan kuota. Tetap sekitar 5 ribuan kami datang ke Purwodadi. Karena sebelum pertandingan sudah laku sekitar 4 ribuan, dan sisanya saat hari H,” terang Wapres Pasoepati, Ginda Ferachtriawan, Senin (15/5) malam.

Penuhnya penonton yang memadati tribun Stadion, membuat laga sempat beberapa kali terhenti. Laga yang sedianya dimulai pukul 15.00 sore, harus molor hingga pukul 15.35, karena penonton meluber hingga ke pinggir lapangan.

Menurut Ginda, panpel Purwodadi tampaknya belum siap menerima kehadiran suporter dalam jumlah banyak. Pasoepati sendiri baik dalam perjalanan keberangkatan maupun kepulangan juga tidak terjadi masalah. Ginda menilai seharusnya panpel memperhitungkan penyediaan kuota tiket untuk penonton, disesuaikan dengan kapasitas penonton.

“Semua stadion seharusnya sudah diverifikasi oleh operator kompetisi, kemudian panpel berpedoman pada daya tampung penonton,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge