0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

1.114 Siswa SMK se-Indonesia Beradu Kompetensi

Pembukaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK ke XXV tahun 2017 Tingkat Nasional (tyo eka)

Solo – Sebanyak 1.114 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berasal dari 34 propinsi di Indonesia beradu kompetensi selama lima hari mulai 15-19 Mei 2017 di kota Solo. Mereka beradu dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK ke XXV tahun 2017 Tingkat Nasional.

“Ada 56 bidang lomba kejuruan yang dikompetisikan pada LKS SMK ke XXV Tahun 2017 kali ini,” ungkap Ketua Panitia I LKS SMK 2017 Tingkat Nasional, Nur Widyani kepada wartawan, seusai pembukaan yang dipusatkan di GOR Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Pabelan Kartasura, Sukoharjo, Senin (15/5).

Selain Stadion Manahan Solo, kata Nur, ada tujuh SMK serta beberapa lokasi lain yang dipakai sebagai tempat uji kompetensi (TUK) untuk beberapa bidang lomba. Ketujuh SMK tersebut yaitu SMKN 2, SMKN 4, SMKN 5, SMKN 6, SMKN 7, SMK Warga dan SMK Mikael. Sedangkan beberapa lokasi lainnya, yaitu Hotel Swiss Bell, Hotel The Sunan.

Nur mengatakan, dibandingkan tahun lalu, ada beberapa lomba yang berbeda dalam penyelenggaraan LKS SMK tahun ini. Salah satunya yaitu jumlah bidang lomba yang bertambah dari sebelumnya hanya 53 bidang lomba menjadi 56 bidang lomba. Selain adanya empat bidang lomba yang sistem seleksinya dilakukan melalui daring atau secara online, yaitu untuk Software Application, Animation 2 Dimensi, Animation 3 Dimensi, dan Product Inovation.

“Artinya, pengiriman proposal oleh peserta atau para siswa SMK untuk empat bidang lomba tersebut dilakukan lewat online. Termasuk sistem seleksinya,” ujarnya.

Ajang LKS SMK tahun 2017 ini, menurut Nur, juga dimaksudkan untuk mempromosikan keunggulan-keunggulan SMK ke khalayak,  khususnya ke sekolah menengah pertama (SMP). Oleh karena itu, SMP-SMP di Solo dilibatkan dalam Program One School One Province (OSOP). Program OSOC yang melibatkan perwakilan dari negara-negara di Asia Tenggara, khususnya ASEAN, diharapkan kegiatan tersebut bisa meningkatkan daya saing bangsa melalui pendidikan kejuruan dan keterampilan serta saling mengenal kebudayaan dan local wisdom dari seluruh penjuru tanah air dan Asia Tenggara.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge