0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bagaimana Cara Melindungi Komputer dari Serangan Ransomware?

Ransomware wannacry. (Dok: Timlo.net/ Mirror.co.uk)

Timlo.net—Serangan ransomware terbesar terjadi Jumat minggu kemarin. Hampir puluhan ribu komputer di 100 negara terinfeksi serangan ini. Serangan yang terjadi minggu lalu mentarget perusahaan dan organisasi besar di antaranya rumah sakit di the UK, perusahaan telekomunikasi di Spanyol, FedEx, dan Kementerian Dalam Negeri Rusia. Tapi apakah pengguna komputer pribadi perlu kuatir jika komputer mereka akan diserang?

Ransomware adalah jenis software jahat yang mengambil alih komputer dan mengunci komputer sehingga pengguna tidak bisa menggunakannya. Bila terkena serangan ini, pengguna tidak bisa mengakses file apapun di dalam komputer hingga mereka membayar uang tebusan. Program yang kali ini menyerang disebut WannaCry dan meminta uang tebusan senilai $300 (Rp 3,9 juta). Uang tebusan dikatakan bisa berubah seiring berjalannya waktu.

WannaCry memanfaatkan cacat pada Windows yang di temukan oleh NSA dan dipublikasikan oleh para hacker pada April 2017. Microsoft sendiri sudah merilis update untuk menutup cacat ini pada Maret 2017. Tapi komputer dan jaringan yang tidak mengupdate sistem mereka beresiko terkena serangan ini.

Jumat minggu lalu, seorang peneliti keamanan secara tidak sengaja menciptakan alat untuk menghentikan penyebaran ransomware. Akan tetapi, seorang hacker bisa menulis ulang kode untuk mengatasi alat ini. Mereka bisa menciptakan software versi baru untuk menyerang komputer.

Ransomware ini biasanya menyerang perusahaan, dan menyebar dengan cepat melalui jaringan komputer. Pada akhirnya sistem komputer seluruh perusahaan akan lumpuh.

Untuk para pengguna komputer individu yang memakai Windows ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, update software Windows di komputer segera dan jadikan hal ini sebagai kebiasaan. Hidupkan fitur update otomatis pada Windows. Jangan lupa untuk mengupdate antivirus ke versi terbaru.

Kedua, jika Anda jarang melakukan backup data di komputer, mulai dari sekarang, lakukan secara teratur. Dengan demikian jika mesin komputer Anda terinfeksi dan foto serta dokumen terenkripsi, Anda tidak perlu kuatir kehilangan data yang penting.

Terakhir, selalu waspada. Jangan klik sembarang link yang tidak Anda ketahui. Jangan mendownload file apapun dari orang yang tidak Anda kenal secara pribadi.

Sumber: CNN.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge