0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Banyak Koleksi Keraton Solo Rusak, Ini Penyebabnya

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (dok.timlo.net/red)

Solo —¬†Pemerintah mematok target target tiga bulan untuk Tim Asistensi membentuk BAdan Pengelola Bersama. Badan Pengelola tersebut terdiri dari unsur pemerintah, Keraton Surakarta, dan tokoh masyarakat. Tugasnya mengelola operasional sehari-hari Keraton Surakarta.

“Maksimal tiga bulan harus sudah selesai. Hasil rapat di Jakarta kemarin seperti itu,” kata Walikota Solo FX Hadi Rudytamo, Sabtu (13/5).

Badan Pengelola Bersama tersebut harus segera dibentuk karena nantinya tim tersebut yang akan menjalankan operasional Keraton sehari-hari. Selama ini, pengelolaan Keraton masih dilaksanakan oleh pihak Keraton tanpa banyak melibatkan pemerintah. Manajemen pun dinilai kurang optimal mengingat minimnya promosi. Penetapan harga tiket masuk juga tidak diperhitungkan dengan seksama sehingga tidak bisa menutup Biaya operasional Keraton.

Akibatnya, banyak koleksi yang kurang terawat. Perawatan bangunan Keraton Surakarta juga sangat bergantung pada dana dari Pemerintah. Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Hilmar Farid, beberapa waktu lalu mengatakan, banyak hal yang bisa ditingkatkan dari pengelolaan Keraton.

“Yang paling sederhana, suhu ruangan di Museum. Tadi di dalam panas sekali. Padahal suhu dan kelembapan akan sangat mempengaruhi usia koleksi,” kata Walikota, usai meninjau Museum Keraton, Rabu (10/5) lalu.

Hal ini sangat disayangkan lantaran Museum Keraton memiliki koleksi yang sangat menarik. Banyak koleksi, seperti Kereta Kencana, seragam tentara Keraton, dan lain sebagainya yang rusak karena minimnya perawatan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge