0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bantaran Sungai Butuh Lubang Biopori

Pembuatan lubang biopori di Makodim (raymond)

Karanganyar — Pemasangan lubang biopori oleh Kodim 0727/Karanganyar bakal menyasar wilayah bantaran Sungai Bengawan Solo untuk meminimalisasi faktor pemicu banjir. Selama ini, warga bantaran sudah sangat direpotkan banjir luapan sungai.

“Jika pun terjadi banjir, cukup dari luapan Sungai Bengawan Solo. Jangan juga ditambah faktor limpasan air hujan yang tak segera terserap ke tanah,” kata Dandim 0727/Karanganyar, Letkol CZI Santy Karsa Tarigan kepada Timlo.net di Makodim, Jumat (13/5).

Disebutnya, penyerapan air di tanah wilayah bantaran kurang baik. Biasanya, genangan air hujan bakal lama terserap ke dalam tanah. Hal itu cukup merepotkan warga yang bermukim di sana. Melalui pemasangan lubang biopori, faktor pemicu banjir itu bakal teratasi.

Lebih lanjut dikatakannya, pemasangan lubang biopori saat ini dibantu Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) dengan sasaran lingkungan makodim dan koramil. Diharapkan, instansi tersebut menyokong kembali pembuatan lubang biopori di bantaran sungai.

“Wilayah sering kebanjiran di Karanganyar seperti Jaten dan Kebakkramat,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge