0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hendak Bayar Tagihan Listrik, Pak Dosen Dibacok Begal hingga Tewas

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Dosen Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Suwandi ditemukan tewas dibunuh di Jalan Bumi Perkemahan (Buper) Wamena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Kamis (11/5) pukul 00.30 WIT. Suwandi menjadi korban begal.

“Ini kasus pencurian dengan kekerasan, karena motor korban jenis motor sport diduga dibawa lari oleh pelaku pembunuhan,” kata Paur Humas Polres Jayapura Kota Iptu Yahya Rumra, Kamis (11/5).

Berdasarkan keterangan saksi, yang juga hendak pulang ke arah Buper Waena, melihat di tikungan jalan dekat Gedung Pramuka dua pelaku dengan menggunakan parang melakukan penganiayaan terhadap Suwandi.

“Karena takut, saksi yang melihat langsung melaporkan peristiwa itu ke Polsub Sektor Heram, yang diterima oleh Danton Dalmas II Ipda Ibrahim. Laporan ini langsung ditindaklanjuti dengan ke TKP,” katanya.

Setelah sampai di TKP, Danton Dalmas bersama anggotanya membawa korban ke RS Dian Harapan untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban mengalami luka bacok pada lengan tangan kiri, kepala bagian belakang, punggung kiri dan punggung kanan. Korban meninggal dunia di RS Dian Harapan,” katanya.

Lebih lanjut, Yahya mengemukakan awal mula dari kasus penganiayaan ini terjadi karena korban, Suwandi hendak membayar tagihan listirk lewat ATM Bank Mandiri di Waena, namun tidak kembali lagi.

“Dari keterangan anak korban, Pak Suwandi keluar rumah dari Perumahan Dosen Uncen Buper Waena dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda CB 150 R warna hitam yang bertujuan membayar tagihan listrik melalui ATM Bank Mandri, namun terakhir dikabarkan tewas dibunuh,” katanya.

Polisi menemukan barang bukti berupa sebilah parang dan helm warna hitam tak jauh dari TKP.

[cob]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge