0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pajero Tabrak Pembatas Jalan, Satu Tewas

Sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernopol B 1758 BJG menabrak pembatas jalan. (merdeka.com)

Timlo.net – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Dalam Kota arah Bandara Seokarno-Hatta, Kamis (11/5), sekira pukul 05.30 WIB. Sebuah mobil Mitsubishi Pajero bernopol B 1758 BJG menabrak pembatas jalan. Akibat kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka yang cukup serius.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Ermayudi mengatakan, kecelakaan terjadi saat mobil tersebut melaju dari Selatan ke Utara di Jalan Tol CTC arah Bandara Soekarno-Hatta, wilayah Tanjung Duren, Jakarta Barat, tepatnya di Km 15.800. Pengemudi diketahui seorang warga negara asal India bernama Jai Salam, sementara penumpang bernama Puspaka Suci.

“Diduga pengemudi tidak konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kanan menabrak gadril dan tembok pembatas jalan, kemudian terbalik,” ujarnya.

Kata Ermayudi, Puspaka yang duduk di depan sebalah kiri terlempar keluar dan jatuh ke jalan arteri sehingga tewas di TKP. Sementara, pengemudi mengalami luka pada kedua tangan dan Bagian wajah lecet-lecet.

“Korban terlempar keluar dan jatuh ke bawah jalur arteri. Ketinggian tol layang sekitar 8 meter.”

“Jasad korban dikirim ke RSUD Tangerang, dan korban atas nama Jai Salam dibawa ke Rumah Sakit Atmajaya. Yang jelas tugas kepolisian pertama menolong korban, menangani TKP, mengamankan barang bukti dan sebagainya. Termasuk kami menyelidiki siapa yang salah atau apa penyebab kecelakaan itu. Itu memang bagian dari tugas kepolisian,” bebernya.

Dalam kecelakaan itu, polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, hingga kini pihaknya belum mengetahui penyebab kejadian tersebut.

“Nanti, mungkin kondisinya sudah memungkinan untuk dimintai keterangan, baru kami mintakan keterangannya (korban),” katanya.

“Saya pikir semua sama lah ya pengguna harus disiplin. Baik itu dalam kondisi yang longgar atau macet. Kita harus menjaga diri, karena keselamatan kan ada pada dia. Kan kalau ada apa-apa akan terjadi gangguan buat masyarakat ataupun orang lain,” tutur Ermayudi.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge