0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Maling ABG Dicokok Saat Jual Hasil Jarahan

Dua pelaku yang masih dibawah umur digelandang polisi (foto: Khalik)

pencurian, curanmor

Dua Maling ABG Dicokok Saat Jual Hasil Jarahan

Solo – Dua bocah nakal dicokok anggota Polsek Banjarsari setelah nekat melakukan pencurian. Kedua pelaku berinisial TG (12) dan IL (13) menggasak sebuah sepeda motor jenis matic serta sebuah laptop dan kamera digital.

“Keduanya ditahan saat menjual barang hasil curian,” terang Kapolsek Banjarsari, Kompol I Komang Sarjana, Kamis (11/5).

Peristiwa bermula saat kedua pelaku menggasak motor Mio AD 2491 XA di kawasan Kampung Tegalmulyo RT04/ RW04 Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari pada Sabtu (6/5) lalu. Tak sampai disitu, aksi keduanya dilanjutkan dengan menggasak laptop merk ASUS dan sebuah kamera digital merk Nikon di sebuah sekolah di Kawasan Kampung Rejosari, Banjarsari selang sehari usai aksi pencurian pertama.

Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku selalu bekerja sama. Saat melakukan aksi pencurian sepeda motor, kedua bocah nakal tersebut masuk melalui pintu gerbang rumah.

Melihat kunci tergeletak, langsung diambil dan motor digondol. Sementara, saat menjalankan aksi keduanya TG yang berasal dari Jakarta ini masuk melalui lobang ventilasi sekolah.

Setelah berhasil masuk, TG langsung menuju ke ruang kepala sekolah. Ruang tersebut digeledah hingga dirinya mendapatkan dua barang elektronik serta sejumlah uang sekitar Rp 300ribu yang rencananya digunakan untuk sedekah.

“Keduanya melakukan dua aksi pencurian, yakni di Kawasan Nusukan dengna TKP rumah warga dan di Kawasan Kampung Rejosari dengan TKP sebuah sekolah,” jelas Kapolsek.

Usai menjalankan aksinya tersebut, lanjut Kapolsek, pihak kepolisian melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan tersebut aparat berhasil mengendus keberadaan dua pelaku yang masih di bawah umur. Hingga akhirnya, saat menjual motor hasil curian keduanya langsung ditangkap.

“Mereka ditangkap saat menjual hasil kejahatan,” katanya.

Sementara itu, dari pengakuan keduanya dirinya nekat melakukan aksi tersebut lantaran untuk memiliki laptop dan kamera digital. Sedangkan, motor akan dijual dan hasilnya dibagi keduanya.

“Pengen punya barang seperti ini,” kata pelaku.

Akibat perbuatanya, keduanya dijerat dengan Pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge