0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Satu Orang Diduga Pelaku Penyiram Novel Baswedan Diperiksa Polisi

Novel Baswedan jalani perawatan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — ¬†Polda Metro dan Bareskrim Mabes Polri mencurigai satu orang terduga pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Orang yang dicurigai tersebut saat ini sedang diperiksa intensif oleh penyidik di suatu tempat.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menjelaskan, beberapa hari lalu tim dari Polda metro dan Bareskrim ke Singapura, tempat Novel dirawat. Di sana penyidik menemui Novel. Dari sana mendapatkan keterangan ada satu orang yang dicurigai.

“Kemudian, tim dari Polda Metro Jaya, Reskrim melakukan penyelidikan dan upaya paksa penangkapan terhadap seseorang berinisial AL. Dan sampai sekarang masih didalam penyelidikan, pengembangan dan pengecekan alibi dia,” kata Setyo di Polda Metro Jaya, Rabu (10/5).

Setyo tak mau menyatakan bahwa orang yang diamankan tersebut benar pelaku. Menurut dia, polisi sangat menjunjung azas praduga tidak bersalah.

Setyo mengatakan, AL ditangkap atas dasar foto yang diberikan oleh Novel kepada penyidik. Namun sekali lagi dia mengatakan, orang tersebut belum tentu benar pelakunya.

“Ya dia kalau berikan foto itu berarti dia (Novel) mengingat atau melihat sehingga diberikan ke tim. Yang penting azas praduga tak besalah. Itu tetap kami hargai hak seseorang sebelum dia terbukti melakukan perbuatan itu,” kata Setyo.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menambahkan, memang dua orang yang pernah diberi informasi ke kepolisian. Berinisial M dan H. Kemudian polisi melakukan cek alibi, kemudian yang dua orang itu pada saat kejadian 11 April tak ada di lokasi.

“Saksi H ini berada di Bekasi, saudaranya kami periksa kalau yang bersangkutan bukan pelakunya. Yang kedua berinisial M, posisinya M ada di Tambun,” kata Argo mendalami.

Argo mengatakan, polisi tengah mencari alibi dari terduga AL. Dilakukan pemeriksaan dari posisi sinyal handphone AL saat Novel diserang air keras.

“Sedang kami chek CDR, handphone, saat kejadian dimana kami cek. Jadi kami masih bekerja. Ini belum dipastikan ini pelaku atau bukan. Tapi kami masih mendalami dia dimana saat kejadian, sedang apa dan lain-lain,” kata Argo.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge