0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kabar Kehadiran Uber Resahkan Pengusaha Taksi

Taksi Uber (merdeka.com)

Solo – Kabar kehadiran perusahaan aplikasi berbagi kendaraan (ride sharing) asal Jerman, Uber di Solo menimbulkan keresahan di kalangan pengusaha taksi. Mereka mendatangi kantor Organisasi Perusahaan Angkutan Daerah (Organda) di Kompleks Dinas Perhubungan Solo, Selasa (9/5) untuk mencari kejelasan terkait kabar tersebut.

“Kemarin ada puluhan pengusaha yang datang ke Organda sekitar pukul 13.00 WIB,” kata Kepala Bidang Angkutan Umum, Taufiq Muhammad saat ditemui di kantornya, Rabu (10/5).

Menurut Taufiq, para pengusaha ingin memastikan kebenaran kabar beroperasinya Uber di Solo. Mereka menanyakan status perijinan perusahaan aplikasi tersebut. Tak hanya itu, perusahaan taksi juga menyoal pola kerja Uber di Solo. Menanggapi permintaan para pengusaha, Taufiq lantas mengecek ke sejumlah dinas yang mungkin menerbitkan ijin untuk Uber termasuk dinas Koperasi.

“Katanya tidak pernah mengeluarkan ijin. Dari informasi yang kami dapat, katanya Uber bekerja sama dengan koperasi di Sukoharjo. Kemungkinan ijinnya diterbitkan Dinas Koperasi Sukoharjo,” kata dia.

Ia menegaskan, pihak Uber tidak bisa beroperasi di Solo selama belum mengantongi ijin dari Pemkot Solo. Uber juga diharuskan merangkul perusahaan transportasi yang ada di Solo seperti Grab yang sudah bekerja sama dengan perusahaan taksi.

“Grab dan Uber ini kan hanya perusahaan aplikasi. Mereka harus bekerja sama dengan perusahaan transportasi yang resmi. Seperti misalnya Grab bekerja sama dengan Kosti dan Gelora taksi,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge