0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Siswa SMK Sakti Gemolong Terjun dari Lantai Tiga, Ini Penyebabnya

Kapolsek Gemolong AKP Supadi melakukan olah TKP di SMK Sakti (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Siswa SMK Sakti Gemolong, Sragen, Wakhid Sadikin (18) terjun dari lantai tiga gedung sekolahnya. Beruntung tidak meninggal, tapi karena perbuatan nekatnya tersebut dia harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr Moewardi, Jebres, Solo.
“Korban terjun dari lantai tiga setinggi 7,70 meter. Korban diduga mengalami depresi,” kata Kapolsek Gemolong, AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso, Selasa (9/5).
Aksi percobaan bunuh diri siswa Kelas XI asal Dukuh Jetak, Desa Hadiluwih, Sumberlawang itu dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu kelas korban yang ada di lantai tiga dalam keadaan kosong karena siswa semuanya berada di luar.
Saat itulah, korban langsung terjun dari pagar pembatas di lantai tiga. Akibat aksinya itu, korban mengalami luka patah di bagian kaki sebelah kanan, dengan hidung dan mulut mengeluarkan darah.
Dari keterangan yang dihimpun, aksi nekat itu dilakukan lantaran korban diduga depresi akibat kesulitan mengikuti pelajaran Bahasa Inggris. Hal itu diperkuat dari bukti adanya surat dalam buku hariannya yang bertuliskan bunuh diri jalan terbaik daripada dirinya harus menghadapi pelajaran Bahasa Inggris.
“Dari diary milik korban ada keluhan soal sulit mengikuti pelajaran Bahasa Inggris. Masalah lain kelihatannya tidak ada,” jelas AKP Supadi.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge