0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banyak Penipuan Berkedok Paket Umroh, Ini Kata Perpuhi

Pelayanan di salah satu biro perjalanan haji dan umroh di Solo (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Persaudaraan Pengusaha Travel Umroh Haji Indonesia (Perpuhi) Solo mengimbau masyarakat untuk dapat lebih berhati-hati dalam memilih biro perjalanan. Hal itu diperlukan untuk mengantisipasi banyaknya penipuan yang berkedok biro perjalanan melalui penawaran paket umroh yang menggiurkan.

“Potensi penipuan melalui penawaran paket umroh memang kalau saya melihat setiap tahun selalu ada. Oleh karena itu yang diperlukan adalah edukasi kepada masyarakat agar dapat lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan penawaran yang menggiurkan,” ujar Ketua Perpuhi Solo, Her Suprabu kepada wartawan, Selasa (9/5).

Ada beberapa modus penipuan yang marak terjadi dan patut diwaspadai oleh masyarakat atau calon jamaah. Diantaranya adalah penawaran paket umroh yang terlalu murah, dan kedua adalah jarak antara proses pelunasan pembayaran dengan pemberangkatan yang terlalu lama.

“Misal pendaftaran dan pelunasan pembayaran dilakukan sekarang tapi berangkatnya masih tahun depan, ini kan ga wajar. Karena biasanya pelunasan itu dilakukan saat mendekati pemberangkatan,” jelasnya.

Menurut Her, memang tidak ada standarisasi yang pasti terkait dengan besaran biaya yang dikeluarkan antara masing-masing biro perjalanan. Tapi kalau mau dirinci terkait biaya yang diperlukan untuk pemberangkatan umroh, lanjut dia  minimal sekitar Rp 19 juta. Dengan asumsi Rp 12 juta untuk biaya pesawat dan sisanya untuk akomodasi hotel dan jasa. Sehingga kalau ada yang menawarkan jauh di bawah itu, perlu dikroscek ulang dan patut diwaspadai.

Tidak hanya mengimbau dan mengedukasi, Her juga menyampaikan telah menyiapkan posko aduan bagi masyarakat di Sekretariat Perpuhi Solo. Melalui posko tersebut masyarakat bisa menyampaikan keluhan maupun mencari informasi secara lebih lengkap mengenai biro perjalanan haji dan umroh yang aman di Jateng dan DIY.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge