0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

30 Rumah Disapu Puting Beliung, Kerugian Ditaksir Rp 30 Juta

Warga gotong royong benahi kerusakan akibat puting beliung (foto: Agung)

Sragen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen bersama petugas TNI, Polri dan masyarakat melakukan assesment di Dukuh Juwok RT 15, Desa Juwok, Kecamatan Sukodono yang beberapa waktu lalu terkena bencana angin puting beliung. Hingga Minggu siang sejumlah rumah yang mengalami kerusakan sudah dibenahi kendati belum seratus persen.

”Kami sudah melakukan tindakan lanjutan, telah dilakukan assesment dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk melakukan kerja bakti pemulihan pasca bencana,” kata Kepala Harian BPBD Sragen, Dwi Sigit Kartanto, Minggu (7/5).

Sigit menyampaikan, angin puting beliung yang terjadi pada Jumat (5/5) lalu sekitar pukul 19.30 WIB di Dukuh Juwok, Desa Juwok, Kecamatan Sukodono cukup dahsyat. Tidak kurang dari 33 rumah mengalami kerusakan, tiga diantaranya rusak cukup parah lantaran tertimpa pohon tumbang.

Sedangkan sebsnyak 30 rumah lainnya mengalami kerusakan pada genteng. Selain itu sebuah kandang milik warga juga ambruk dan 40 pohon di Desa Juwok tersebut tumbang. Akibat angin puting beliung itu kerugian ditaksir lebih dari Rp 30 juta.

Sigit mrnjelaskan, salah satu rumah yang ikut ambruk di Dukuh Juwok RT 15 itu adalah rumah hasil program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2014 yang bersumber dari Matea PNS Sragen. Beruntung saat kejadian rumah dalam kondisi kosong.

”Untungnya rumah yang ambruk sudah 2 tahun ini tidak ditempati, tidak ada korban jiwa dalam bencana angin ini,” terangnya.

Pihaknya mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap semua potensi bencana, terutama bencana puting beliung. Terlebih Sragen masuk dalam zona merah rawan bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge