0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tekan Beban Listrik, PDAM Setop Operasional Dua Sumur Dalam

Dirut PDAM Tirta Lawu, Prihanto (foto: Raymond)

Karanganyar – Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) memaksa PDAM Tirta Lawu Karanganyar menghentikan operasional dua sumur dalam untuk menekan pengeluaran perusahaan. Cara ini dinilai lebih bijak daripada perusahaan pelat merah milik Pemkab Karanganyar ini menaikkan tarif dasar air (TDA).

“Dua sumur dalam yang disetop operasionalnya di Gaum, Tasikmadu dan Josroyo, Jaten,” ujar Dirut PDAM Tirta Lawu Karanganyar, Prihanto kepada wartawan, kemarin.

Sebagai gantinya, suplai air bersih ke pelanggan di sejumlah kawasan dari semula mengandalkan dua sumur dalam itu ditopang sumber mata air baku lereng Lawu. Aliran air dari reservoir Ngemplak, Karangpandan menuju ke reservoir di Popongan, Karanganyar cukup memanfaatkan tenaga gravitasi sehingga tanpa memakai beban listrik.

Prihanto mengatakan, suplai dari sumber air baku lereng Lawu dihitungnya cukup meski jumlah penggunanya kini bertambah. Ia memanfaatkan pasokan air yang semula overflow alias dibuang ke sungai, kini dimasukkan ke pipa penyalur. Konsekuensinya, kapasitas pipa ditambah melalui penggantian ukuran dan kualitas.

Namun demikian, masih terdapat pelanggan PDAM Tirta Lawu mengandalkan suplai air sumur dalam seperti di perumnas Palur, Wonorejo (Gondangrego) dan Colomadu.

“Untuk saat ini, sumber air baku Lawu hanya menjangkau pelanggan sampai timur rel KA palur, khususnya wilayah perkotaan seperti Papahan ke timur,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge