0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lagi, Warga Tolak Pendirian Pabrik Plastik

Spanduk penolakan pabrik di Jaten dipasang di meja pimpinan DPRD Karanganyar (dok.timlo.net/raymond)
Karanganyar — Penolakan pendirian pabrik plastik kemasan PT Solo Multipack terus bergulir. Warga RW 23 Sawahan Desa/Kecamatan Jaten membawa persoalan itu ke wakil rakyat.

“Secara aturan Perda sudah melanggar. Apalagi kami yang tinggal berbatasan dengan pabrik, pasti paling banyak menerima dampaknya,” kata Ketua RW 23, Sulistyo Winarno kepada wartawan di ruang paripurna gedung DPRD Karanganyar, Jumat (5/5).

Ratusan warga tersebut ditemui perwakilan PT Solo Multipack, Wakil Ketua DPRD Karanganyar Warsini dan Ketua Komisi A Bagus Selo, Kepala DPMPTSP Nunung Susanto, dan sebagainya.

Terdapat empat pernyataan, diantaranya menolak pendirian pabrik pembuatan plastik kemasan itu, mendesak pembatalan izin UKL-UPL IMB HO dan izin industri dan penghentian pembangunan pabrik itu.

Suliatyo mengatakan, kondisi lingkungan RW 23 tidak lagi nyaman ditempati karena berdekatan TPS sampah apalagi nantinya terimbas polusi pabrik. Ditambah lagi, warga beranggapan pendiriannya menyalahi Perda No 1 tahun 2013 tentang RTRW, dimana kawasan itu tidak sesuai peruntukan industri. Warga juga merasa ditelikung karena merasa tidak dimintai persetujuan pendirian pabrik di lingkungan mereka.

“Kami sudah mengadu ke DPMPTSP, bupati dan sekarang ke DPRD,” katanya.

Dalam audiensi itu, warga membawa spanduk berisi penolakan pendirian pabrik.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge