0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

MA Sebut Hakim yang Menangani Ahok Tak Bisa Diintervensi

Massa longmarch dari Petamburan ke Masjid Istiqlal (dok.merdeka.com)

Timlo.net – Massa aksi 55 tak bisa mengintervensi hakim dalam mengeluarkan putusan terhadap perkara dugaan penistaan agama oleh terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Hal ini menanggapi kedatangan perwakilan aksi 55 ke Gedung MA yang ingin meminta independensi hakim dalam menangani kasus Ahok.

“Kalau masalah persidangan, MA enggak bisa intervensi. Dari awal MA tidak pernah instruksikan, nasihati para hakim. Apalagi hakim sudah tahu aturannya itu,” kata Juru Bicara Mahkamah Agung (MA), Suhadi, Jumat (5/5).

Suhadi menjelaskan, MA tak pernah menginstruksi maupun memberikan nasihat bagi hakim yang menangani kasus Ahok. Hal ini, kata Suhadi, juga dilakukan terhadap seluruh hakim dalam perkara lain. Meski demikian, Suhadi mengatakan mempersilakan perwakilan untuk datang ke MA. Namun, dia kembali menegaskan, MA tak bisa melakukan intervensi dalam perkara ini.

“Kalau massa mau ke MA ya silakan tapi untuk memaksakan ke majelis itu tidak bisa. Bahkan kalau hakimnya minta petunjuk, arahan ke ketua MA nanti disemprot,” tegasnya.

“Itu kebijakan pimpinan. Mau menghadap bisa tapi sekadar dengarkan keinginannya. Tapi kalau sampai untuk ke majelis, ya maaf itu enggak ada jalurnya,” sambungnya.

Usai melaksanakan salat jumat di Masjid Istiqlal, massa aksi 55 berencana melanjutkan aksi di depan Gedung MA. Namun, di sekitar Gedung MA yang terletak di Jl Medan Merdeka Utara itu dijaga ketat oleh kepolisian dan diblokade dengan pagar berduri.

Meski begitu, dipastikan perwakilan massa aksi akan menemui perwakilan dari MA untuk menyampaikan tuntutannya.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge