0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

35 PKL Lepaskan Hak Pakai Shelter Sriwedari

Shelter PKL Sriwedari (foto: Indira)

Solo – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) Gerobak kuning eks-Citywalk mengembalikan shelter mereka ke Pemerintah Kota Solo. Mereka tak mampu lagi menanggung rugi setelah berjualan di shelter tersebut selama setahun.

“Kita kembalikan kepada Pemkot. Mau gimana lagi, kalau jualan terus kita rugi,” kata salah satu pedagang, Sukirno Saptoraharjo, Rabu (3/5).

Menurut Kirno, panggilan akrabnya, sudah ada 35 dari 50 pedagang yang mengembalikan shelter Sriwedari ke Pemkot. Mereka berhenti berjualan sejak lama lantaran rugi hingga belasan juta rupiah. Bahkan beberapa pedagang tidak pernah menggelar dagangannya lagi sejak beberapa hari setelah peresmian.

“Dulu awal-awal banyak yang jualan. Tapi karena rugi terus, sekarang tinggal sekitar 15 orang yang masih buka,” kata pria yang sempat menjadi ketua paguyuban PKL gerobak kuning itu.

Kirno sendiri sempat berupaya mengajak para pedagang agar terus berjualan di shelter Sriwedari. Namun ia tak bisa memaksa PKL yang memang menderita kerugian. Ia akhirnya menyerahkan keputusan kepada masing-masing pedagang.

Seperti diketahui, April 2017 lalu, Pemkot Solo merelokasi 50 PKL gerobak kuning Citywalk ke lahan kosong di Selatan Stadion Sriwedari. Shelter dibangun dengan dana Corporate Social Responsibility salah satu bank yang beroperasi di Solo. Namun tak sampai hitungan bulan, jumlah PKL yang memanfaatkan shelter berkurang drastis karena sepi pembeli.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge