0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mau Pesta Narkoba, Enam “Ahli Hisap” Keburu Dipenjara

Kapolsek Serengan Kompol Giyono memeriksa pengguna kasus Narkoba (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Enam pengguna sabu digulung jajaran Polsek Serengan, Selasa (2/5) malam. Penangkapan tersebut tersebut merupakan hasil pengembangan yang dilakukan oleh polisi terhadap peredaran sabu di kawasan hukum Polsek Serengan.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat, lalu kami tindaklanjuti dengan menangkap enam pelaku,” terang Kapolsek Serengan, Kompol Giyono, Rabu (3/5) siang.

Pelaku yang ditangkap, kata Kapolsek, diantaranya yakni Rian Arjuna Perkasa (20) warga kampung Jantirejo RT03 /RW14, Sondakan, Laweyan; Afandi Rizki Kurniawan (30) warga Kelurahan Kalinegoro, Mertoyudan, Magelang; Dwi Putra Wirapradana (22) warga Kampung Gondang Kulon RT02 /RW03, Manahan, Banjarsari; Angga Apriyana (22) warga Kampung Baron RT06/ RW03, Panularan, Serengan; Arief (21) warga Serengan, dan seorang remaja di bawah umur FD (17).

Penangkapan bermula dari informasi yang diterima anggota Polsek Serengan bahwa akan terjadi transaksi Narkoba di sebuah hotel di Jl Gatot Subroto, Kemlayan, Serengan, Solo pada Selasa (3/5) malam. Setelah melakukan pengintaian, polisi akhirnya berhasil membekuk Rian dan Afandi yang masuk ke dalam hotel guna melakukan transaksi.

“Mereka langsung diperiksa untuk mengetahui kemana barang tersebut akan dibawa,” jelas Kapolsek.

Usai melakukan pemeriksaan, polisi mengantongi empat rekan pelaku sesama “ahli hisap” Narkoba. Tak ingin buruannya kabur, polisi langsung mendatangi lokasi di kawasan tempat kos yang beralamat di Kawasan Kampung Panularan RT06/ RW03 Laweyan, Solo. Di tempat tersebut, polisi mengamankan empat pelaku tanpa perlawanan.

“Mereka semua adalah pengguna. Rencananya, mereka akan pesta sabu bersama,” kata Kapolsek.

Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya tiga paket sabu masing-masing seberat 1 gram, alat isap, korek api, gunting, dan Ponsel.

Akibat perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 127 dan Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang (UU) No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge