0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ancaman Kanker Serviks di Sragen Cukup Tinggi

Pemeriksaan kanker serviks dengan tes IVA (dok.timlo.net/agung widodo)
Sragen — Ancaman kanker leher rahim (serviks) di wilayah Kabupaten Sragen cukup tinggi. Untuk mencegahnya, masyarakat dihimbau membiasakan diri memeriksakan dengan melakukan tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (tes IVA).
“Makanya kami ingin membiasakan kaum ibu untuk rutin melakukan IVA test agar bisa mendeteksi secara dini kanker leher rahim,” kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, kemarin.
Menurut Yuni, perkembangan penyakit kanker serviks di Sragen cukup tinggi dan harus dicegah sedini mungkin. Pada tahun 2016, kasus kanker leher rahim mencapai 216 orang. Hampir 99 persen penderitanya secara langsung berhubungan dengan infeksi sebelumnya.
Di Sragen, deteksi dini kanker leher rahim sudah bisa dilakukan di sejumlah Puskesmas, seperti Puskesmas Kalijambe, Plupuh, Sragen, Ngrampal dan Puskesmas Kedawung.
Tidak hanya masyarakat, Bupati Yuni secara langsung mengajak Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Sragen mengikuti tes IVA di Pendopo Rumah Dinas Bupati. Yuni sendiri juga mencontohkan dengan melakukan tes bersama persatuan istri anggota DPRD
“Jadi seluruh PNS perempuan kami paksa ikut tes untuk mendeteksi kanker leher rahim. Saya juga ikut tes dan hasilnya negatif,” ujar Yuni.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge