0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Empat Siswa SMP Ini Kerjakan UNBK di Rumah Tahanan

Pelajar SMP kerjakan UNBK di Rutan (dokmerdeka.com)

Timlo.net — Empat pelajar SMP sederajat menjalani Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Rutan Kelas II B, Wonosari, Gunungkidul. Keempat pelajar berinisial AD, KV, AE dan KF harus menjalani UNBK di LPKA Rutan Wonosari karena berurusan dengan hukum.

Dari keempatnya, dua di antaranya mengerjakan soal UNBK pada umumnya. Sedangkan dua peserta lainnya menjalani ujian kejar Paket B.

“Ketika mereka kena kasus tidak dikeluarkan (sekolah). Jadi tetap didaftarkan (UNBK) pihak sekolah,” jelas Kasubsi Pendidikan dan Bimkemas, Setiyawan Nugroho Endiyanto, Selasa (2/5).

Setiyawan menjelaskan bahwa keempat pelajar yang menjalani UNBK di LPKA Rutan Kelas II B Wonosari berbeda dengan pelajar SMP lainnya. Jika pelajar lainnya menggunakan komputer, maka keempat pelajar yang tengah menjalani masa hukuman ini mengerjakan soal ujian dengan kertas dan pensil.

“Untuk dua anak soalnya diantar pihak sekolah, dan dua anak Kejar Paket B diantar petugas Disdikpora Kota Yogyakarta. Di sini total ada 30 anak binaan, yang ujian (nasional) ada empat,” terang Setiyawan.

Untuk pelaksanaan ujian, menurut Setiyawan waktu penyelenggaraannya mundur beberapa jam dari penyelenggaraan UNBK di SMP. Hal ini dikarenakan pihak sekolah harus mencetak soal UNBK. Baru setelah dicetak, pihak sekolah mengantarkan berkasnya ke LPKA.

Terpisah, Kepala LPKA Rutan Klas II B Wonosari, Sri Lestari, memastikan keempat anak dapat perlakuan khusus. Tapi pihaknya menjamin soal ujian yang dikerjakan dua anak UN, maupun anak yang mengejar Paket B sama seperti umumnya.

“Tempat dan pengawas ujian sudah disiapkan jauh-jauh hari sebelumnya,” pungkas Sri Lestari. [cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge