0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jualan Sabu di Salon, PNS Dibekuk

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — BNN Kalimantan Timur menangkap Fitriansyah (37), seorang PNS di lingkungan Pemkab Kutai Kartanegara. Dia mengedarkan sabu di salon tata rias miliknya sendiri. Dia juga diketahui sebagai pemakai.

Fitriansyah dibekuk dini hari tadi, sekira pukul 02.00 Wita, di salon Jalan Danau Semayang, Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara. Penangkapan berawal dari informasi masyarakat, yang menyebutkan maraknya transaksi jual beli narkoba jenis sabu, di kalangan PNS Kutai Kartanegara. Berangkat dari informasi itu, BNN bergegas melakukan penyelidikan.

“Benar, kami lakukan penyelidikan. Kami datangi tempat usaha salon dia (Fitriansyah). Jadi, tempat usaha salon itu selain jadi tempat transaksi, juga kita duga jadi tempat pesta sabu,” kata Kepala BNN Kalimantan Timur, Brigjen Sufyan Syarif, Minggu (30/4).

Sejak Sabtu (29/4), petugas BNN terus mengawasi gerak gerik Fitriansyah. Hingga memasuki Minggu dini hari tadi, petugas bergegas melakukan penggeledahan, di semua sudut ruang salon.

“Di lokasi salon kita temukan barang bukti 8 paket sabu siap edar yang dia selipkan di celah kecil dinding salonnya. Kita bawa dia ke Samarinda (kantor BNN Kalimantan Timur),” ujar Sufyan.

“Kita tanyakan kepada yang bersangkutan, dan dia mengakui sebagai pemilik sabu itu. Kita terus interogasi, dan dia ternyata juga sebagai pengguna. Sabu itu juga dia jual kepada langganannya yang datang ke salon,” tambah Sufyan.

Selain menyita barang bukti 8 poket sabu seberat 20,4 gram, petugas BNN juga menyita 2 telepon selular, 1 bundel plastik klip pembungkus sabu, dan pipet.

“Kita tes urin yang bersangkutan, hasilnya juga positif mengandung Metamfetamine,” ungkap Sufyan.

Saat ini, lanjut Sofyan, penyidik BNN tengah mendalami keterangan Fitriansyah, mencari tahu pemasok sabu tersebut. “Kami tentu juga menyelidiki siapa saja pelanggannya, apakah memang benar dari kalangan PNS seperti informasi yang kita dapatkan sejak awal tadi,” demikian Sufyan.

Fitriansyah kini mendekam di sel tahanan BNN Kalimantan Timur. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 Undang-undang No 35/2009 tentang Narkotika.

[did]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge