0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Keterbatasan Tidak Hambat Raih Prestasi

Ida Mujtahidah (eko prasetyo)

Solo – Kendati dalam kondisi keterbatasan, ternyata tidak menghambat Ida Mujtahidah meraih prestasi. Diantaranya mahasiswi Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) angkatan 2013 berhasil lulus, bahkan ikut wisuda Wisuda Unisri Periode I tahun 2017, di Auditorium Unisri, Solo, Sabtu (29/4) kemarin.

“Saya berhasil lulus dengan IPK 3,8,” ungkap Ida Mujtahidah atau akrab disapa Aida seusai wisuda kepada wartawan.

Meski dalam keterbatasan dan harus dibantu dengan dua tongkat saat berjalan,  Aida mengaku, untuk bisa kuliah di Solo butuh keberanian dan berupaya menyakinkan kedua orangtuanya. Karena sebenarnya orangtuanya tidak menginginkan dirinya kuliah di Solo.

Perempuan kelahiran Jombang 7 Maret 1987 tersebut mengaku, dirinya sejak lahir dan hidup di lingkungan pondok pesantren YPPMNU Miftahul Ulum Jombang.

“Sehingga orangtua menghendaki saya untuk belajar agama dan kemudian mengamalkan ilmu yang saya peroleh dengan mengajar di pondok milik simbah. Namun tekat saya untuk kuliah sangat tinggi, akhirnya orangtua merestui,” ungkap Aida.

Aida mengaku menguasai  enam bahasa, diantaranya Bahasa Indonesia, bahasa Jawa, bahasa Inggris, bahasa Perancis, bahasa Arab dan Bahasa Urdu. Penguasaan keenam bahasa itu tidak melalui les khusus. Tetapi karena kegemarannya nonton film asing, yang kemudian dipelajari.

“Kecuali bahasa Perancis, saya punya temen yang pintar bahasa Perancis. Kemudian belajar darinya,” ungkapnya.

Selain mengusai enam bahasa, Aida mengaku hafal surat Al Quran 30 juz. Salah satunya lantaran dibesarkan di lingkungan pondok pesantren.

“Untuk menjaga hafalan surat Al Quran, maka setiap hari menghafal maupun membaca minimal 5 juz,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge