0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kembangkan Kasus Narkoba, BNN Sita Belasan Miliar Aset

(ist)

Timlo.net — Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita Rp 17,646 Miliar hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU). Aset tersebut milik enam orang tersangka dari tiga kasus berbeda. Di antaranya ada kasus dengan vonis belasan tahun penjara.

“Para tersangka dijerat pasal 137 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 3, 4, 5, dan 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU,” kata Humas BNN, Yessi Weningati melalui rilis yang dikirim ke timlo.net, Jumat (28/4).

Sejak awal tahun 2017, BNN mulai menelusuri dugaan adanya TPPU dari kasus-kasus narkoba yang berhasil diungkap. Di antaranya yaitu TSF dan AN pada 12 Januari 2017. Dari dua orang tersebut, BNN menyita aset senilai Rp 8,828 Miliar berupa uang tunai, rumah di Kawasan Penjaringan Jakarta Utara, dan Polis Asuransi.

Kemudian pada 1 Maret 2017, BNN kembali menangkap DED, HER, dan SA. Pada 13 Maret 2017, BNN mulai menelusuri dugaan TPPU pada kasus tersebut. Dari tiga orang tersebut, BNN menyita aset senilai Rp 4,448 Miliar berupa rumah, 6 mobil, dan uang tunai.

Pada 24 Maret 2017, BNN kembali menelusuri dugaan TPPU dari kasus peredaran narkoba. Kali ini, BNN menyita aset senilai Rp 4,370 Miliar berupa 3 rumah, 3 bidang tanah, arena futsal, dan uang di beberapa rekening bank. Aset tersebut adalah milik SAP yang mengendalikan bisnis narkoba melibatkan lima orang lain.

“Tersangka terancam hukuman penjara paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 Miliar,” kata dia.

istimewa

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge