0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ternyata, Pasar Klewer Hampir Batal Diresmikan Presiden

Pasar Klewer segera diresmikan (dok.timlo.net/indira jayendra iswari)

Solo – Ada kejadian menarik seputar peresmian Pasar Klewer, Jumat (21/4). Dinas Perdagangan Kota Solo sempat dibuat kelabakan karena kejadian tersebut. Tak heran, hanya beberapa hari sebelum acara berlangsung, tim Sekretariat Negara (Setneg) hampir saja membatalkan kedatangan presiden.

“Beberapa hari sebelum persemian, saya diundang ke Jakarta soleh Setneg. Di sana saya diberi foto-foto Pasar Klewer yang belum selesai sepenuhnya,” tutur Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Subagyo, Jumat (28/4).

Benar saja, foto-foto yang dipegang Setneg adalah foto-foto Pasar Klewer yang masih dalam tahap pengerjaan. Basement masih dibanjiri air tanah, keramik pecah belum diganti, dan genteng yang kurang rapi.

Dengan kondisi tersebut, Setneg hampir saja memutuskan untuk membatalkan kehadiran presiden. Alasannya, citra presiden akan tercoreng bila dipaksakan meresmikan pasar yang masih berantakan.

“Daripada saya capek menjelaskan dan tidak dipercaya, saya minta setneg mengutus orang ke Solo untuk melihat langsung kondisi sekarang (saat sudah siap peresmian),” kata Subagyo.

Singkat cerita, Presiden akhirnya berkenan hadir setelah menerima laporan dari utusan Setneg. Peresmian pun berlangsung lancar meski dengan persiapan yang bisa dibilang sangat mepet. Setelah peresmian, Subagyo salat Jumat di samping Presiden Joko Widodo. Selesai salat, Presiden mengajak salaman Subagyo.

Pripun Pak Bagyo? Sampun lega? (Bagaimana Pak Bagyo, sudah lega),” tanya presiden singkat.

Mendengar pertanyaan tersebut, Subagyo pun menjawab dengan mantap,

Sampun, Pak. Maturnuwun (sudah pak. Terima kasih),” jawabnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge