0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Konsultan Bisnis Keluarga Ini bakal Raih Gelar Doktor UNS

Drs Sunarto Isstianto MM (dok.timlonet/tyo eka)

Solo — Konsultan Bisnis Keluarga, Drs Sunarto Isstianto MM bakal meraih gelar Doktor ke 268 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Ujian Doktor secara tertutup sudah dijalani, sedang ujian terbuka akan dijalani di Ruang Sidang Senat UNS, Selasa (2/5) mendatang.

“Disertasi yang kami pertahankan berjudul Suksesi Kepemimpinan Generasi Pendahulu Kepada Generasi Penerus Dalam Bisnis Keluarga (Studi Kasus Industri Batik di Laweyan dan Kauman Surakarta,” ungkap Sunarto saat bertemu Timlo.net, di Kampus UNS, Solo, Jumat (28/4).

Sunarto yang dikenal sebagai mantan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Surakarta mengatakan, disertasinya mengkaji suksesi kepemimpinan generasi pendahulu kepada generasi penerus dalam bisnis keluarga batik dan studi kasus dilakukan di Laweyan dan Kauman.

Tujuannya untuk  menganalisis kepemimpinan generasi pendiri ke generasi penerus dalam bisnis keluarga di kampung batik Laweyan dan Kauman. Disamping menganalisis suksesi kepemimpinan yang dilakukan dalam bisnis keluarga di Kampung Batik Laweyan dan Kauman.

Selain itu, untuk mengetahui budaya organisasi dalam menjalankan bisnis keluarga di Kampung Laweyan  dan Kauman. Juga mengetahui model pemberdayaan untuk suksesi kepemimpinan untuk keberlanjutan dalam bisnis keluarga.

Sunarto yang kini juga sebagai Pembina Yayasan Bina Wiraswasta mengungkapkan, penelitian ini menyimpulkan bahwa suksesi kepemimpinan generasi lama ke generasi penerus dalam bisnis keluarga di Kampung Batik Laweyan dan Kauman menunjukkan bahwa kemampuan memimpin dan mempengaruhi generasi penerus melalui suksesi kepemimpinan untuk keberlanjutan dalam bisnis keluarga dilakukan melalui internalisasi, capacity building, suksesi kepemimpinan, dan budaya organisasi yang didukung adanya inervensi dari stakeholder. Sehingga menghasilkan beberapa kompetensi generasi penerus, baik kompetensi internal dan kompetensi eksternal serta etos kerja dari generasi penerus.

“Dampak yang dihasilkan dalam penelitian ini adalah kemandirian generasi penerus dan  keberlanjutan bisnis keluarga,” ungkap Dewan Pembina Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Surakarta ini.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge