0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilkada Serentak Malah Bikin Pusing

Tjahjo Kumolo (merdeka.com)

Timlo.net – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengeluhkan penyelenggaraan Pilkada serentak. Penyelenggaraan Pilkada serentak yang diharapkan dapat menghemat anggaran justru mengalami pembengkakan biaya.

“Dengan segala mohon maaf, bayangan saya waktu saya jadi menteri pertama, Pilkada serentak 2015 akan hemat. Tapi mohon maaf ternyata justru lebih membengkak hampir 200 persen,” kata Tjahjo Kumolo, Kamis (27/4).

Tjahjo mengatakan, pembengkakan salah satunya adalah keperluan logistik KPU dalam lima tahun mengalami peningkatan. Selain itu, ada juga pembengkakan karena dimanfaatkan oleh pihak-pihak lain.

“Kalau dulu kendaraan bisa pinjam Pemda. Sekarang membeli mobil sendiri. Jadi efisiensinya tidak ada. Tahun 2017 juga sama. Masih membengkak anggarannya,” ujar Tjahjo.

Tjahjo mengungkapkan memang ukuran suksesnya kegiatan politik tidak bisa dinilai hanya dengan uang ataupun anggaran. Menurut Tahjo, biaya politik memang sangat besar sehingga tak heran jika untuk menjadi anggota DPR saja bisa menghabiskan uang miliaran rupiah.

“Tapi yang terpenting dalam Pilkada Serentak, partisipasi masyarakat meningkat, tidak ada politik uang, ada jaminan untuk kebebasan menyampaikan pendapat, sikap dan ada etika. Selain itu bagi pemerintah Pilkada serentak harapannya dapat membangun hubungan baik antara pemerintah pusat dengan daerah,” jelas Tjahjo.

[gil]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge