0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penambangan Pasir Longsor, Timbun Tiga Orang, Dua Tewas

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net — Kawasan penambangan galian C alias penambangan pasir di Banjar Penutuk, Desa Batumadeg, Nusa Penida Klungkung, Bali, memakan korban. Kamis (27/4) sekira pukul 15.30 WITA, tiga pekerja lepas di galian tersebut tertimbun bebatuan dan dua orang dikabarkan meninggal dunia.

Informasi diperoleh, saat itu tidak terjadi aktivitas penambangan. Sementara terlihat ada empat orang pekerja seluruhnya perempuan sedang mencari bebatuan kecil di bekas galian. Tanpa disadari, mereka menggali di lokasi yang atasnya merupakan tanah urugan (timbunan) dari bekas galian.

Saat sedang mengumpulkan beberapa bebatuan, tiba-tiba terjadi longsor dan menimbun tiga orang didalamnya, sementara seorang lagi berhasil lolos dari maut. Dari penyelamatan warga, selama satu jam dilakukan penggalian secara pelan-pelan dan berhasil menyelamatkan Ni Komang Dali (12) dusun subia desa klumpu Nusa Penida yang mengalami luka-luka di sekujur tubuhnya.

Sementara nasib nahas dialami Ni Kadek Widiantini (16) dan Ni Ketut Tangkis (80) warga setempat yang harus meregang nyawa tertimbun reruntuhan.

Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika meyakinkan bahwa musibah terjadi di lokasi penambangan galian C liar. “Saat kejadian sekira pukul 15.30 WITA. Saat itu hanya ada 4 orang pekerja. Atas kejadia itu, 2 orang dalam kondisi meninggal di tempat dan 1 orang mengalami luka-luka, kini dalam perawatan di rumah sakit,” kata Ketut Suastika.

Menurut Suastika, saat kejadian longsor galian C tersebut tanpa disadari para korban di atas lokasi mereka menambang adalah bekas urugan (timbunan) lubang galian yang baru di urug sebelumnya.

“Mereka tidak tahu bahwa diatasnya bekas urugan, mereka semua terus saja menggali akhirnya terjadi runtuh dan longsoran material bebatuan,” tandasnya.

[gil]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge