0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Langkah Pemkot

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto (foto: Setyo)

Solo – Kebijakan Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo yang mewajibkan para pedagang di Pasar Klewer untuk menjadi peserta aktif dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dinilai cukup inovatif. Bahkan program tersebut diharapkan menjadi pilot project untuk pasar tradisional di daerah lain.

“Kita sangat mengapresiasi atas langkah Pemerintah Kota Solo dalam memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pedagang di Pasar Klewer. Karena langkah ini kita anggap sebagai sebuah terobosan yang sangat inovatif,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto di sela peresmian Pasar Klewer yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (21/4).

Kebijakan dari Pemkot Solo ini, menurutnya baru yang pertama di Indonesia dalam melakukan inovasi pembayaran retribusi yang terintegrasi dengan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini menunjukkan adanya dukungan nyata dari pemerintah daerah terhadap perlindungan pekerja.

“Apalagi dengan adanya penyerahan langsung kartu BPJS Ketenagakerjaan oleh Presiden, tentu ini menunjukkan perhatian beliau pada penerapan jaminan sosial ketenagakerjaan. Harapan kita dengan adanya dukungan tersebut bisa dilakukan juga di seluruh Indonesia,”jelasnya.

Sementara itu, capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk perusahaan aktif di Solo sendiri menurutnya telah mencapai 4.083 perusahaan dengan total tenaga kerja sebanyak 210,5 ribu orang. Sedangkan di sektor bukan penerima upah (BPU), pekerja aktif terdaftar hingga posisi terakhir Maret 2017 sebanyak 14,8 ribu pekerja.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge