0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Kisah Bangkitnya Kembali Pasar Klewer

Presiden Jokowi meresmikan Pasar Klewer Solo (dok.timlo.net/indira jayendra iswari)
Solo — Sempat porak poranda dilalap si jago merah pada 27 Desember 2014 lalu, pusat perbelanjaan tekstil terbesar se-Jawa Tengah, Pasar Klewer siap bangkit dengan wajah dan manajemen baru. Seusai melewati dua tahap pembanguna, akhirnya Pasar Klewet diresmikan tepat dengan perayaan Hari Kartini oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Jumat (21/4).

“Pada saat Pasar Klewer terbakar, saya ingat, Pak Walikota (Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo —Red) nggak pagi, nggak siang, nggak malam, bolak-balik datang ke Istana menanyakan pendanaan revitalisasi Pasar Klewer. Jawaban saya, APBD bisa berapa? Kalau APBD nggak punya (dana), APBN ya nggak punya. Karena APBN kita digunakan dari Sabang sampai Merauke, harus dibagi merata agar semuanya dapat jatah,” ungkap Presiden Jokowi sebelum secara simbolis memotong pita di pintu utama pasar.

Tak dapat dipungkiri, pasar yang menyediakan berbagai produk sandang itu merupakan ikon Kota Solo. Maka perjuangan untuk kembali menghidupkan Pasar Klewer sangat diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

“Setelah negoisasi, Pemkot Solo akhirnya mengalokasikan APBD untuk revitalasi Pasar Klewer sepuluh persen dari  APBN yakni Rp16 miliar. Ternyata habisnya banyak sekali,” kelakar mantan Walikota Solo berpawakan kurus ini.

Meskipun menelan biaya yang cukup banyak, lanjut Jokowi, Pasar Klewer adalah ikon Kota Solo yang tidak boleh kalah dengan mall-mall besar. Terlebih, mengingat produk yang ditawarkan bukan hanya dari Solo. Melainkan dari beberapa daerah lain seperti Sukoharjo, Boyolali, Klaten, Sragen, Pekalongan, Jepara, hingga Cirebon.

“Harus jadi pasar tradisional yang modern dan nyaman. Pelanggan bisa tawar menawar dengan pedagang. Keramahan, kualitas produk, serta harga terjangkau itu yang menjadi ciri khas. Berdasarkan pengalaman saya tanyakan, pasti pelanggan lebih berkesan belanja disini ketimbang belanja di mall. Selain batik, ada garmen, hingga pakaian jadi. Itulah yang perlu dipertahankan,” harap Presiden Jokowi.

Usai berpidato, Jokowi didampingi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo memotong rangkaian bunga melati sebagai simbol diresmikannya Pasar Klewer. Kemudian Jokowi beserta rombongan tamu VVIP berkeliling ke dalam pasar.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge