0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Sertifikat Bodong, LPBJ Lakukan Klarifikasi

Sragen —  Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa (LPBJ) Setda Sragen telah menerima informasi dan mendapat aduan dari masyarakat terkait adanya calo yang menawarkan Sertifikat Ketrampilan Kerja (SKK) bodong sebagai prasyarat untuk ikut lelang. LPBJ bakal melakukan klarifikasi terhadap peserta lelang yang dinilai mencurigakan.

”Karena sertifikasi ada di sejumlah kota, akan diklarifikasi pada lembaga yang bersangkutan, apakah nomor ijazahnya ada di lembaga tersebut atau tidak, kalau tidak ya berarti bodong,” kata Kabag LPBJ Setda Sragen, Tedi Rosanto, Kamis (20/4).

Tedi tidak menampik adanya calo SKK tersebut. Bahkan pihaknya juga telah mendapatkan sejumlah aduan ada persyaratan dari peserta lelang yang ditengarai bodong.

Meski demikian dia mengaku sudah melakukan langkah antisipasi adanya manipulasi data. LPBJ sendiri telah melakukan klarifikasi terhadap rekanan yang seluruh persyaratannya lengkap. Sedangkan rekanan yang mengajukan persyaratan susulan otomatis dianggap gugur.

”Besok merupakan pengumuman lelang, kita harap cepat dan infrastruktur segera dikerjakan,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi III DPRD Sragen, Sugiyarto menegaskan, sejak awal lelang dewan telah memanggil Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) maupun LPBJ. Pihaknya berpedoman pengerjaan proyek harus sesuai spek yang ada dan dilakukan dengan jujur dan profesional.

”Tetapi bila memang ada masalah baru, tidak menutup kemungkinan kami jadwalkan ulang untuk memanggil DPU maupun LPBJ,” kata Sugiyarto.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge