0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Modus Penipuan Berkedok Benda Bertuah

Gelar barang bukti kasus penipuan bermodus benda klenik (reymond)

Karanganyar — Pelaku penipuan berkedok benda bertuah ‘pring petuk’ mendekati korban selama setahun lebih. Ia juga merencana matang aksi tipu-tipu itu sampai akhirnya menguras uang korban.

“Kenalnya setahun lebih sebulan. Kebetulan dia (korban) sangat tertarik dengan benda semacam itu (mistis),” kata pelaku penipuan, Widodo Bin Sutimin di hadapan penyidik Polres Karanganyar, Rabu (19/4).

Saat menawarkan kerjasama perburuan pring petuk, pelaku menunjukkan gambar bilah bambu itu berukuran 10 R, tanda benda bertuah sudah di tangan. Cara tersebut agar korban terbujuk segera menyerahkan uang mahar Rp 50 Juta. Kepada korbannya, pelaku bilang pring petuk sudah ditawar pembeli asal Jakarta Rp 4 Triliun. Padahal itu rangkaian skenario pelaku mengelabui korbannya.

Pelaku mengaku belum pernah melihat sendiri pring petuk yang dimaksud. Gambar benda itu hasil cetak sendiri dari kiriman file temannya. Dengan bekal omongan orang pintar, pring petuk dipercaya membawa rezeki melimpah dan memperlancar urusan percintaan.

“Pembayaran uang mahar secara bertahap. Saya juga menyiapkan surat perjanjian bermaterai dan kuitansinya pula,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge