0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Begini Akibat Percaya Benda Klenik

Gelar barang bukti kasus penipuan bermodus benda klenik (reymond)

Karanganyar — Selain tak mendapat benda pesanannya, warga Dukuh Gaum Rt 04/Rw II Desa Gaum, Tasikmadu, Nanik Sunarni (59) juga kehilangan uang Rp 50 Juta. Pengalaman pahit itu dialaminya gara-gara percaya benda bertuah pring petuk.

“Korban menyerahkan uang tunai ke pelaku secara bertahap sampai genap Rp 50 Juta. Uang itu untuk mahar mendapatkan pring petuk, yakni bilah bambu yang memiliki dua bonggol yang bertemu di satu ruas. Dipercaya, pemilik pring peruk gampang jodoh dan rejekinya berlipat ganda,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan dalam gelar barang bukti kasus penipuan di Mapolres, Kamis (20/4).

Pelaku, Widodo bin Sutimin (39) warga Brujul, Jaten ditangkap polisi di rumahnya pada 11 April lalu setelah dilaporkan korban ke Mapolsek Tasikmadu. Korban menyadari dirinya ditipu lantaran sulit menghubungi pelaku sejak terakhir kali menyetor duit mahar. Bahkan, pelaku sulit dihubungi seakan menghilang dari peredaran.

Padahal ia sudah membayangkan keuntungan berlipat ganda yang dijanjikan pelaku dari menjual pring petuk ke seorang asal Jakarta. Pelaku bilang, orang itu berani membeli Rp 4 Triliun. Barang bukti berhasil disita berupa tujuh lembar kuitansi penyerahan uang mahar, selembar surat perjanjian kerjasama pencarian pring petuk dan cetakan 10 R gambar pring petuk.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 378 dan atau 972 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge