0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tipu Warga, Polisi Gadungan Dibekuk

Ilustrasi (dok.merdeka.com)

Boyolali — Sepak terjang Sumarno (42), warga Dukuh/Desa Boran, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, harus berakhir di balik jeruji besi. Sumarno dibekuk anggota Polres Boyolali karena melakukan tindak penipuan dan pengelapan. Untuk memuluskan aksinya, Sumarno mengaku sebagai anggota polisi.

“Dia menyaru sebagai anggota polisi, menawarkan motor dinas yang bakal dilelang dengan menyerahkan uang jutaan rupiah,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie, Kamis (20/4).

Kasus ini terungkap setelah korban, Supriyadi (27), pedagang soto warga Desa Kradenan,Grobogan, melapor. Saat itu, korban didatangi tersangka, mengaku sebagai anggota polisi bernama Tejo. Kepada korban, tersangka menawarkan sepeda motor dinas Polres Boyolali yang bakal dilelang. Sepeda motor yang ditawarkan yakni jenis Yamaha N-Max dan akan dilelang dengan harga Rp 5 juta.

“Tersangka meyakinkan korban dengan mengaku mengenal baik komandanya,” ujar Kapolres.

Setelah pertemuan itu, keesokan harinya, korban dan tersangka kembali bertemu di depan Masjid Aspol Sunggingan. Korban kemudian menyerahkan uang senilai Rp 5 juta. Korban kemudian diminta menunggu sebentar untuk penyerahan kendaraan yang dilelang.

“Setelah ditunggu dua jam, tersangka tidak kunjung datang,” imbuhnya.

Sementara itu, dari hasil pengembangan, ada empat korban dengan modus yang sama. Korban di antaranya merupakan warga Desa Selondoko, Kecamatan Ampel; Salatiga, Simo dan Kradenenan, Grobogan.

“Kita jerat Pasal 378 KUHP jo Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan, tersangka kita tahan,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge