0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Impian Pedagang Es Jus Sebagai Kartini Masa Kini

Sri Purwani (49), salah seorang pedagang es jus di Kawasan Shelter Stadion Manahan (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini diperingati Bangsa Indonesia setiap tanggal 21 April. Banyak diantara kaum hawa meneladani sosok perempuan kelahiran, 17 September 1904 tersebut. Tak terkecuali Sri Purwani (49), salah seorang pedagang es jus di Kawasan Shelter Stadion Manahan, Solo ini. Meski sebagai penyokong ekonomi rumah tangga, ibu dua anak itu tetap semangat dan tak pernah mengeluh. Dialah contoh Kartini masa kini.

“Ya selama ini begini (rutinitas pekerjaan), Mas,” kata Sri sambil membuatkan jus untuk para pelanggannya, Kamis (20/4).

Profesi yang ia tekuni sudah sejak belasan tahun dengan menjadi pedagang di shelter Manahan. Sejak suaminya mengidap penyakit stroke, dia menjadi penyokong ekonomi keluarganya. Beruntung, anak pertamanya telah lulus dan saat ini sudah bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Kota Solo.

“Alhamdullilah, beban sekarang lebih ringan. Saya sangat bersyukur,” jelasnya.

Meski hanya lulusan SMA, Sri tidak pernah putus asa. Dibenaknya, mungkin dirinya kurang beruntung. Namun, anak-anaknya harus mengenyam pendidikan yang lebih baik lagi. Meski harus banting tulang dengan bekerja dari pagi hingga malam hari. Impian yang dia miliki haruslah terwujud untuk kedua anak-anaknya.

“Tentunya, cita-cita anak lebih penting. Tak masalah harus kerja pagi sampai malam, yang penting anak-anak saya menjadi sosok yang berhasil,” pungkasnya sambil menyuguhkan segelas jus.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge