0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ahli Ungkap Alasan Anjing Menundukkan Kepala Bila Kepergok Berbuat Salah

Anjing menunduk. (Dok: Timlo.net/ pets.thenest.com )

Timlo.net—Anjing biasanya menundukkan kepala seakan meminta maaf saat mereka berbuat nakal dan dimarahi oleh pemilik mereka. Ahli perilaku anjing mengungkapkan hal ini karena mereka benci diisolasi. Biasanya binatang ini akan menundukkan kepala dan meletakkan ekor di antara dua kaki belakang. Hal ini karena mereka ingin terlihat tunduk pada para pemilik mereka. Anjing mewarisi perilaku ini dari nenek moyang mereka, para serigala. Perilaku ini karena mereka merindukan integrasi yang harmonis dan merasa jika diabaikan atau diisolasi menyakitkan untuk mereka.

Dengan perilaku menundukkan kepala ini mereka memberitahu jika pemilik mereka adalah pihak yang lebih berkuasa dan jika mereka telah melakukan hal yang salah. Para pemilik anjing tentunya akrab dengan perilaku anjing yang seperti ini. Hal ini terlihat biasanya kalau mereka kepergok menggigit perabot rumah tangga, sepatu atau mencuri kaos kaki.

Profesor Nathan Lents, seorang profesor molekular biologi di John Jay College di New York, Amerika Serikat (AS) membahas hal ini dalam bukunya “Not so Different: Finding Human Nature in Animals.”

Dalam artikel yang dia tulis untuk Psychology Today, dia memaparkan idenya itu. Dia berkata jika fenomena yang sangat menarik ini dan lebih dari sekedar hubungan antara manusia dan anjing. Perilaku ini mengungkap sifat dari komunikasi itu.

Walaupun perilaku ini terlihat sepele, sebenarnya ada sesuatu yang kompleks di dalamnya. Nathan menulis: “Anjing mewarisi perilaku ini dan mereka akan menggunakannya setelah pelanggaran yang bisa membuat mereka dihukum.”

“Sebagai binatang sosial, mereka merindukan integrasi harmonis di dalam kelompok dan diabaikan atau dikucilkan menyakitkan untuk mereka,” tambahnya.

Nathan mengungkap jika serigala muda pertama kali menunjukkan sikap seperti ini saat mereka mulai belajar integrasi sosial dengan serigala lain. Saat seekor serigala menggigit terlalu keras saat bermain, dia dijauhi kelompoknya sementara waktu. Bila ingin diterima kembali, dia harus datang mendekat dan menundukkan kepala sebagai tanda permintaan maaf.

Anjing mewarisi perilaku ini dan saat mereka terlalu kasar terhadap pemiliknya, mereka melakukan hal yang sama. “Kepala menunduk rendah, engahan atau senyuman berhenti, menghindari kontak mata dan mereka meletakkan ekor di antara kaki. Jadi apakah ini—apakah sang serigala (atau anjing) meminta maaf atau menundukkan diri? Well, keduanya. Tindakan ini adalah sebuah sinyal yang dipinjam karena bisa berarti hal berbeda dalam konteks berbeda,” terang Nathan.

“Dalam satu segi, permintaan maaf memang sebuah ekspresi penundukan diri. Tidak ada yang lebih menundukkan diri daripada itu. Bahkan, anjing dan serigala yang dominan jarang minta maaf (sama seperti manusia dominan!) dan yang berpangkat rendah harus meminta maaf bahkan untuk gangguan yang sederhana,” tambahnya.

Pada manusia, Nathan mengungkap jika sinyal manusia untuk meminta maaf bukanlah soal penundukan diri. Tapi lebih kepada kerja sama sehingga orang berjabat tangan setelah berdamai.

Sumber: Mirror.co.uk

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge