0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kuliner Solo Berpotensi Tingkatkan Wisatawan

Pembukaab Solo Indonesia Culinary Festival (SICF) 2017 di Manahan (dok.timlo.net/indira)

Solo — Selain gencar mempromosikan wisata budaya, Pemerintah Kota (Pemko) Solo melalui Dinas Pariwisata juga gencar memamerkan aneka kuliner Nusantara. Pasalnya, kuliner Kota Bengawan banyak digandrungi masyarakat, baik lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah dan negara.

“Kuliner kita banyak digandrungi masyarakat karena harganya terjangkau dan citarasa enak. Pemkot coba¬† membranding Kota Solo sebagai kota kuliner. Karena salah satu tumpuan kota solo adalah jasa, kita hadirkan suasana kuliner yang berbeda dengan Solo Indonesia Culinary Festival (SICF),” beber Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo dalam sambutannya di Kawasan Stadion Manahan, Kamis (6/4).

Menurut Walikota, dengan digelarnya festival kuliner bertema Heritage Culinary itu dapat memberikan dampak dari segi bisnis dan pariwisata.

“Kita harus lihat juga impactnya, tidak sekadar jualan saja. Tapi juga membranding produk dan jasa kuliner dari UKM (Usaha Kecil Menengah),” tandasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Deputi Pengembangan dan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata, Esti Reko Astuti menilai Kota Solo memiliki berbagai potensi wisata, mulai dari wisata alam, wisata budaya, hingga wisata kuliner.

“Ini semacam paket komplit, kalau Pemerintah Daerah concern mengembangkan tentu akan berbuah positif bagi masyarakat. Khususnya pelaku bisnis. Tapi acara seperti ini harus tetap dikurasi agar tema bisa tersampaikan dan jenis makanan beragam,” jelas Esti.

Sementara itu, pembukaan SICF 2017 berlangsung meriah dengan hadirnya chef-chef dari Indonesian Chef Association (ICA) yang melakukan demo memasak. Ribuan pengunjung pun antusias jajan di 140 stand dari total 162 UKM kuliner yang ada.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge