0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dongkrak Wisatawan, SICF 2017 Tampil Lebih Unik

Prosesi Wilujengan yang dilakukan Panitia SICF 2017 di Manahan (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Solo Indonesian Culinary Festival (SICF) yang akan digelar pada Kamis-Minggu (6-9/4) di kawasan Stadion Manahan tidak hanya menampilkan beragam kuliner nusantara. Tapi juga dijadikan sebagai ajang untuk dapat menarik wisatawan dari luar kota.

“Karena Solo ini merupakan salah satu kota kuliner,sehingga untuk mengembangkan predikat itu perlu adanya inovasi agar dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” ujar Ketua SICF 2017 yang sekaligus Ketua ASITA Soloraya, Daryono, Sabtu (1/4).

Berbeda dengan gelaran sebelumnya, dalam SICF 2017 ini menurutnya, tidak hanya akan menampilkan masakan tradisional Soloraya saja, seperti sate kere, thengkleng dan lainnya. Tapi juga akan diikuti oleh daerah lain  meliputi Bandung, Kudus dan Pati. Termasuk penyediaan enam dapur kuno agar terkesan lebih unik.

“Ada 125 tenant yang akan meramaikan gelaran ini. Dan yang paling menarik, nanti melalui even ini akan mengedepankan makanan tradisional yang benar-benar jauh dari bahan pengawet dan pewarna buatan,”jelasnya.

Daryono juga menyampaikan, sejumlah instansi seperti Dinas Kesehatan dan BPOM akan digandeng dalam acara itu. Tujuannya agar dapat memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM yang berbasis kuliner tentang cara mendapatkan izin dan tips membuat makanan sehat dan halal.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge