0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

KPP Pratama Solo Kebanjiran Pelaporan Tax Amnesty 

Kepala KPP Pratama Solo, Eko Budi Setyono (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Jelang akhir periode ketiga, jumlah pelaporan tax amnesty yang dilakukan oleh wajib pajak (WP) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Solo membludak. Para wajib pajak yang banyak memanfaatkan  periode ketiga ini didominasi oleh kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Sejak kemarin antriannya sudah padat. Tercatat kemarin itu dari 3.300 pelayanan,sekitar  1.500 berasal dari tax amnesty dan sisanya untuk pelaporan SPT masa dan tahunan. Sedangkan hari ini sampai pukul 10.00 WIB tadi pelaporan tax amnesty sudah mencapai angka 250 an,” ujar Kepala KPP Pratama Solo, Eko Budi Setyono kepada wartawan, Jumat (31/3).

Menurutnya, tingginya jumlah pelaporan tax amnesty diakhir periode tersebut lantaran banyak wajib pajak yang merasa takut dan baru sadar akan pentingnya melaporkan hartanya. Pasalnya ancaman bagi wajib pajak yang bersangkutan apabila ditemukan harta dikemudian hari, dan ternyata tidak dilaporkan di dalam periode tax amnesty akan mendapat ancaman denda 200 persen.

Sementara itu, Eko menyampaikan untuk penerimaan uang tebusan program tax amnesty periode ketiga sampai dengan Kamis (30/3) mencapai Rp 75 Miliar. Jumlah tersebut meningkat drastis dari target awal yang hanya Rp Rp 32 Miliar.

“Untuk periode ketiga ini total wajib pajak yang memanfaatkan sekitar 8,678. Dimana dari jumlah tersebut yang paling banyak memanfaatkan adalah pelaku UMKM,”jelasnya.

Capaian penerimaan uang tebusan itu, menurut Eko masih akan terus bertambah seiring dengan ditutupnya layanan tax amnesty periode ketiga pada Jumat (31/3) pukul 00.00 WIB. Bahkan diprediksi uang tebusan yang masih akan masuk sekitar Rp 2-3 Miliar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge