0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Gagal Seleksi, Nasib 23 PTT Kesehatan Belum Jelas

Para bidan mencari nama mereka di papan pengumuman (foto: Putra)

Sukoharjo – Sebanyak 23 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) tidak lulus pemberkasan calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi. Faktor usia yang melebihi persyaratan maksimal 35 tahun diklaim menjadi penyebabnya.

“Kepada PTT yang tidak lolos pemberkasan saya minta bersabar karena memang ini keputusan dari pusat, dan kita tidak bisa melakukan apa-apa. Dan kepada yang lolos saya ucapkan selamat dan saya harapkan mau mblabak (menetap di tempat kerja-red),” kata Bupati SUkoharjo, Wardoyo Wijaya, Jumat (24/2).

Ke-126 PTT yang lulus selanjutnya akan melakukan proses pemberkasan untuk menjadi calon ASN. Agar bisa bekerja dengan maksimal dan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, bidan desa diwajibkan menetap di tempat kerja karena sudah menjadi komitmen yang harus dilaksanakan.

Pengumuman kelulusan PTT tenaga kesehatan kementerian kesehatan ini disampaikan langsung oleh Bupati Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja (GSP). Dari 151 PTT, satu orang dokter dan satu orang bidan mengundurkan diri, sedangkan 126 lolos seleksi dan 23 orang dinyatakan gagal.

“Kami hanya menerima hasilnya, tes diadakan oleh Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan Kemenpan, jadi dalam proses seleksi ini tidak ada unsur KKN. Tidak ada istilah bayar-bayaran,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge