0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ratusan Ayam Mati, Disnakan Waspada Flu Burung

Ilustrasi Ayam peliharaan warga (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan)  Kabupaten Sragen mewaspadai adanya serangan flu burung, menyusul banyaknya unggas milik warga yang mati. Disnakan telah mengirim petugas untuk mendatangi lokasi yang banyak kasus ayam mati mendadak.

”Tim sudah saya minta untuk meluncur, deteksi awal ada berapa dan persebarannya seperti apa,” kata Kepala Disnakan Sragen, Aris Wardono, Rabu (1/2).

Belum lama ini tidak kurang dari 153 ayam peliharaan warga dari 17 rumah di Dukuh Karang RT 1, Desa Gading, Kecamatan Tanon diketahui mati mendadak. Tim Disnakan terjun langsung untuk mengecek kondisi ayam peliharaan di lokasi tersebut.

Aris menyampaikan, cukup banyak laporan warga terkait kematian ayam. Sayangnya saat petugas memeriksa, tidak ada ayam yang mati mendadak dan tidak menemukan bangkai.

”Karena petugas tidak menemukan hewan yang mati, tidak bisa dilakukan rapid test atau tes uji reaksi cepat. Tetapi karena jumlah yang mati cukup banyak diindikasikan suspect flu burung,” terangnya.

Dia menambahkan, petugas akhirnya melakukan penyemprotan pada kandang atau rumah, terutama yang memiliki ayam pemeliharaan. Penyemprotan akan dilakukan selama pagi dan sore dalam tempo satu pekan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge