0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Berjuang Bisa Masuk Jaringan Kota Kreatif Dunia

Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Solo, Budy Sartono (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Dinas Pariwisata Kota Solo terus berupaya agar Solo dapat masuk dalam jaringan kota kreatif dunia yang digagas oleh Unesco. Hal itu mengingat Solo memiliki potensi, khususnya dalam seni pertunjukan yang selama ini cukup masif dilakukan setiap tahun.

“Penting bagi kita untuk dapat masuk dalam kota kreatif dunia tersebut. Karena tidak hanya dapat mendatangkan wisatawan, tapi lebih dari itu dapat mengenalkan potensi Kota Solo kepada masyarakat global,” ujar Sekertaris Dinas Pariwisata Kota Solo, Budy Sartono kepada wartawan, Selasa (24/1).

Untuk dapat diakui dan masuk dalam jaringan kota kreatif dunia, menurutnya cukup sulit. Mengingat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi cukup ketat, yaitu mengharuskan adanya sinergisitas antara pelaku usaha, pemerintah, komunitas dan juga universitas.

“Bahkan dari informasi yang kita peroleh, ada tim sendiri yang didatangkan dari Unesco secara diam-diam untuk melakukan penilaian dikota yang mengusulkan. Sehingga jika ternyata apa yang diusulkan berbeda dengan yang ada dilapangan tentu sulit dan bahkan tidak diterima,” jelasnya.

Kendati demikian, ia mengaku saat ini Dinas Pariwisata dengan beberapa penggiat lainnya terus berjuang agar usulan menjadi Kota Kreatif Dunia bisa diwujudkan. Hal itu mengingat Solo punya potensi untuk bisa dipertimbangkan.

“Potensi yang bisa kita usulkan adalah seni pertunjukan dan budaya. Karena kita tahu sendiri bahwa Solo cukup banyak agenda kota yang digelar setiap tahun, khususnya yang berkaitan dengan seni pertunjukan” tandas dia.

Bahkan pada kalender even tahun ini, dijelaskan dia ada beberapa even baru yang sengaja dihadirkan Pemkot Solo yang berkaitan dengan seni pertunjukan. Yaitu meliputi Solo is Solo dan Hari Wayang Dunia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge