0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Gerebek Rumah yang Dijadikan Gudang Obat Terlarang

Ilustrasi penyelundupan Narkoba (merdeka.com)

Sragen – Tiga orang pemuda diamankan polisi ketika sedang berada di sebuah rumah di Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal yang selama ini kerap dijadikan ajang pesta obat-obatan terlarang. Dari lokasi penangkapan, polisi menyita ratusan obat terlarang berbagai jenis.

“Barang bukti dan tersangka dibawa ke Polres Sragen untuk proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Saptiwi mewakili Kapolres AKBP Cahyo Widiarso, Sabtu (17/12).

Kasus ini terungkap setelah ada warga yang menginformasikan di rumah salah satu tersangka, Panggih Mulyarto (26) di Dukuh Plalar RT 10, Desa Pilangsari, Ngrampal, kerap digunakan untuk transaksi obat-obatan terlarang.

Panggih sendiri sebenarnya merupakan warga Dukuh Singget RT 04, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, yang sekarang menetap di Pilangsari.

Dari informasi itu polisi melakukan penyelidikan dengan memantau rumah tersangka. Selanjutnya mendatangi rumah tersebut dan dilakukan penggerebekan.

Selain Panggih, di dalam rumah tersebut, polisi juga menangkap Tri Munadi (21) warga Dukuh Tawengan RT 23, Desa Pilangsari, Kecamatan Ngrampal dan Marwan Estiawan (26) warga Dukuh Tawengan RT 22, Desa Pilangsari.

Dari penggelehan yang disaksikan Ketua RT dan perangkat desa setdmpat, polisi menemukan ratusan obat terlarang berbagai jenis, seperti 92 butir pil jenis Tramadol, 126 butir pil Jenis Trihexypenidil dan obat berbentuk pil berlogo “Y” berjumlah 74 butir.

Selain itu polisi juga menyita uang tunai Rp 2.127.000 dan tiga buah handphone.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge