0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Aksi Super Damai, Bupati dan Wabup Tak Temui Massa

dok.timlo.net/aditya wijaya
Dandim Klaten Letkol Inf Bayu Jagat berorasi saat Aksi Super Damai (dok.timlo.net/aditya wijaya)
Klaten — Ketidakhadiran Bupati Klaten Sri Hartini dan Wakil Bupati Klaten Sri Mulyani, dipertanyakan massa ‘Aksi Super Damai Bela Islam III,’ di depan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jumat (2/12).  Pasalnya, ribuan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Muslim Klaten itu hanya ditemui Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jaka Sawaldi.
“AD 1 dan AD 2 (Sri Hartini-Sri Mulyani) dimana beliau? Apa lagi (sedang) masak,” kata Komandan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Jawa Tengah, Muhammad Ismail, saat berorasi, Jumat (2/12).
Dari pantauan, aksi jalan kaki yang mengambil start Masjid Raya, menuju Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), dan berakhir di depan kompleks kantor Pemkab Klaten itu berlangsung tertib. Satu per satu orator dari Aliansi Masyarakat Muslim Klaten menyampaikan pendapat di atas kendaraan jeep terbuka. Kemudian mereka meminta Sekda Klaten Jaka Sawaldi untuk berorasi mewakili Bupati Klaten.
“Terimakasih kepada peserta aksi yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan. Semoga berlangsung tertib dan damai,” kata Jaka Sawaldi yang disambut pekikan takbir.
Selepas Sekda Klaten, giliran Komandan Kodim Klaten Letkol Inf Bayu Jagat dan Kapolres Klaten AKBP Muhammad Darwis yang mendapat kesempatan menyampaikan pendapat. Keduanya mengapresiasi aksi damai berkaitan kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu berlangsung tertib dan lancar.
Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge