0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengacara Ahmad Dhani dkk Sempat Dihalangi Petugas

merdeka.com
(merdeka.com)

Timlo.net – Kuasa hukum dari ACTA sempat terlibat adu mulut dengan personel Brimob saat hendak masuk ke markas Brimob, Kelapa Dua, Depok. Para kuasa hukum tersebut hendak menjenguk sejumlah orang yang dituduh akan berbuat makar.

Berkali-kali mereka meminta izin untuk masuk dan mendampingi kliennya. Namun tetap tidak diizinkan masuk.

“Kita dijanjikan sejak pagi. Tapi tidak diizinkan masuk,” kata salah satu kuasa hukum dari ACTA, Nur Hayati, Jumat (2/12).

Petugas terus berusaha untuk meminta kuasa hukum dan keluarga menjauh dari pos.

“Saya tadi didorong petugas bersenjata. Disuruh minggir,” tambahnya.

Sebelumnya pengacara yang juga mantan Menteri Hukum dan HAM, Yuzril Ihza Mahendra menyambangi markas komando Brimob, Kelapa Dua, Depok untuk memberikan pendampingan hukum pada sejumlah tokoh yang ditangkap atas tuduhan melakukan makar.

Sedikitnya 10 tokoh dan aktivis telah diamankan. Diantaranya Ahmad Dhani, Ratna Sarumpaet dan delapan aktivis lain.

“Saya dihubungi staf Ratna dan beberapa kawan. Dan saya mencoba mengkontak beliau,” kata Yusril.

Dalam surat penangkapan itu dikatakan bahwa Ratna terkait dengan tindakan makar. Yusril mengaku sudah menanyakan langsung pada Ratna Sarumpaet terkait tudingan itu.

“Ratna bilang tidak makar. Tapi polisi bilang ada bukti awalnya. Tapi saya berjanji akan memberikan pendampingan,” akunya.

Yusril datang setelah anggota Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) tiba di Brimob. Setelah berdiskusi sesaat barulah Yusril diperbolehkan masuk ke Brimob.

“Saya mendampingi agar pemeriksaan berjalan secara adil,” ucapnya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge