0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Indische Party Bangkitkan Rock and Roll Era 60-an dalam Album Analog

timlo.net/indira jayendra iswari
Indische Party (timlo.net/indira jayendra iswari)

Solo — Band indie asal Ibu Kota, Indische Party mengemas musik Rock and Roll era 60-an lebih kental dalam album keduanya bertajuk Analog. Bahkan dalam proses pembuatan album berisi sepuluh lagu itu. Menggandeng beberapa musisi indie ternama seperti David Tarigan David Tarigan (Irama Nusantara) yang berperan sebagai produser, John Navid (White Shoes and the Couples Company) yang mengisi suara glockenspiel. Serta membantu pemotretan seluruh foto untuk artwork album Analog.

“Album kedua ini sangat berbeda dari sisi pengolahan materi, kami ingin menonjolkan sisi jadul Indische Party. Proses take hingga mixing menggunakan alat analog untuk mendapatkan nuansa 60-an. Pembuatan artwork berupa foto dan video pun pakai kamera analog,” beber vokalis Indische Party Jafar Shadiq saat mengisi sebuah acara di Solo beberapa waktu lalu.

Selain itu, Band yang digawangi kwartet Jafar Shadiq atau Japs (vokal), Tika Pramesti (drum), Andre ‘Kubil’ Idris (gitar) dan Jacobus Dimas (bass) ini turut melibatkan beberapa musisi lainnya. Seperti Suryoprayogo “Kiting” Setiadi (The Adams), Dharmo “Mas Mo” Soedirman (Sentimental Moods), Indra Perkasa (Tomorrow People Ensemble) serta Jimi Multhazam (The Upstairs/Morfem/Bequiet). Pengalaman rekaman di studio legendaris Abbey Road, London pun dinilai turut memberi warna baru.

“Di album ini para musisi membantu kami untuk menambah warna aransemen jadi lebih matang. Jimi Multazam juga turur menyumbang lirik untuk lagu kami berjudul Terkapar Sudah,” kata dia.

Ditambahkan Tika, album ini dibilang matang lantaran dia mengulik lebih dalam demi menemukan suara drum yang diinginkan.

“Salah satunya dari drum yang terkonsep mulai dari permainan kick drum, floor, tom, snare, sampai cymbal itu benar-benar dicari sound yang vintage. Semua ini dibantu oleh David Tarigan, John Navid, dan mas Harry dari Drum Craft untuk mengulik,” terang Tika.

Sepuluh lagu bertemakan pesta ini bakal dikombinasi lebih banyak backing vocal yg ikut menyanyi.

“Gue juga ikut menyayi di lagu berjudul Ingin Dekatmu,” akunya.

Secara resmi, album yang memakan waktu penggarapan selama setahun itu. Telah dirilis pertama kali secara digital melalui layanan streaming seperti Spotify dan dapat diunduh lewat iTunes pada 15 November lalu. Setelah sebelumnya merilis single bernuansa surf rock berjudul Serigala. Sedangkan format fisik akan diluncurkan pada Desember 2016. Diramaikan dengan pesta perilisan di bulan yang sama.

“Tak menutup kemungkinan kami akan membuat bentuk kaset pita dan vinyl tahun depan. Karena pengalaman di mini album On Vacation kemarin kan meluncurkan kaset pita. Agar analognya lebih terasa,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge